Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi: Ada Eks Anggota FPI Bantu Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Irjen Napeleon Bonaparte dibantu oleh tiga orang narapidana saat menganiaya Muhammad Kece di dalam tahanan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2021  |  20:20 WIB
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kanan) saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/11/2020). - Antara
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kanan) saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal Polri menyebut ada mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang diduga membantu Napoleon Bonaparte menganiaya Muhammad Kece di dalam tahanan.

Direktur Tindak Pidana Umum Brigadir Jenderal Andi Rian mengatakan, eks anggota FPI itu bernama Maman Suryadi. 

"Salah satunya adalah napi dalam kasus yang melibatkan organisasi eks FPI," ujar Andi saat dikonfirmasi pada Selasa, (21/9/2021).

Maman merupakan salah satu dari tujuh anggota FPI yang ditahan atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Andi sebelumnya mengatakan bahwa Napeleon dibantu oleh tiga orang narapidana saat menganiaya Kece. Sementara dua tahanan lainnya terlibat kasus pidana umum. 

Kece, tersangka kasus dugaan penistaan agama, diduga dianiaya di Rumah Tahanan Bareskrim Polri oleh Irjen Napoleon. Selain itu, seluruh tubuh Kace juga dilumuri kotoran manusia oleh Napoleon.

"Wajah dan tubuh korban dilumuri kotoran manusia dengan cara menggunakan tangan pelaku. Kotorannya sudah dipersiapkan dan disimpan dalam kamar pelaku," kata Andi. 

Andi mengatakan, saat kejadian, Napoleon memerintahkan narapidana lain untuk memegangi tangan Kece serta mengambil kotoran yang sudah dipersiapkan. "Tapi NB langsung yang melakukannya," ujarnya.

Selain itu, berdasarkan rekaman CCTV, penganiayaan itu dilakukan saat tengah malam dengan durasi kurang lebih satu jam. "Dari bukti CCTV, tercatat pukul 01.30, NB dan 3 napi lainnya meninggalkan kamar sel korban," kata Andi.

Atas tindakan penganiayaan tersebut, Muhammad Kece lantas melaporkan Irjen Napoleon ke polisi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kasus penganiayaan fpi

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top