Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profil Agung Suprio: Mantan Aktivis yang Dilantik Jadi Ketua KPI Pusat pada 2019

Berikut profil legkap Agung Suprio, Ketua KPI Pusat yang memiliki masa jabatan 2019-2022.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 10 September 2021  |  10:40 WIB
Ketua KPI Pusat Agung Suprio - Instagram/agung_suprio
Ketua KPI Pusat Agung Suprio - Instagram/agung_suprio

Bisnis.com, SOLO - Agung Suprio merupakan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang menjabat mulai 2019 hingga 2022 mendatang.

Sebelumnya, ia berstatus Komisioner KPI Pusat periode 2016-2019.

Saat menjadi komisioner, ia diamanahi sebagai Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran.

Agung Suprio juga diketahui sebagai dosen tetap Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Dirinya pun pernah mengajar sebagai dosen Ilmu Politik di Universitas Indonesia.

Tak hanya itu, Agung memiliki pengalaman sebagai announcer di SMART 95.9 FM pada tahun 2001.

Ia pun aktif di beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang penguatan demokrasi, contohnya seperti Anggota Badan Pekerja Centre for Electoral Reform (CETRO) dan Direktur Sosialisasi dan Advokasi Center for Civil Military Studies.

Pendidikan

Agung lahir pada 2 September 1975.

Dirinya memulai karir sejak kuliah di program sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI).

Agung berkuliah selama tujuh tahun dari tahun 1994-2001. Saat menjadi mahasiswa, Agung juga turun ke jalan sebagai demonstran jdi tahun 1997 sampai 1998.

Ia kemudian dipercaya sebagai Koordinator Nasional UNFRELL (University Network For Free and Fair Election) pada tahun 1999, yaitu lembaga pemantau pemilu demokratis pertama sejak masa Orde Baru yang berbasiskan perguruan tinggi dari Aceh sampai Papua.

Dikutip dari laman kpi.go.id, Agung menjadi anggota Badan Pekerja Cetro (Center for Electoral Reform) pada 2000-2001 bersama tokoh nasional seperti almarhum Nurcolish Madjid dan Todung Mulya Lubis.

Keaktifannya dalam berpolitik akhirnya membuat dirinya mendirikan Vilters (Center for Civil Military Studies) bersama koleganya dari UI di tahun 2001.

Vilters adalah obsesinya merealisasikan skripsi di bidang Ilmu Politik tentang hubungan sipil-militer di era baru. Vilters pun mampu menerbitkan sebuah buku tentang pergeseran hubungan sipil militer pada tahun 2001 dengan model penelitian kualitatif di dua puluh daerah tingkat dua di Indonesia.

Agung kemudian melanjutkan pendidikannya pada program pasca sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia, yang berujung didaulatnya Agung sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa dan Alumni Pasca Sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Pada tahun 2015, dia menjabat sebagai direktur eksekutif Indonesia Public Policy Intitute (IPPI).

Selanjutnya, di tahun 2016, Agung terpilih menjadi penyiar tamu di TVRI dalam acara “titik temu”.

Di tahun yang sama, ia pun didapuk menjadi komisioner KPI hingga akhirnya dilantik sebagai Ketua KPI Pusat di tahun 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpi Komisioner KPI ketua KPI
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top