Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manfaat Batang Pisang, Bernilai Ekonomi Tinggi dan Baik untuk Kesehatan

Pohon pisang atau gedebog ternyata memiliki nilai jual tinggi di luar negeri. Hal itu karena barang tersebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 07 September 2021  |  12:35 WIB
Foto ilustrasi pelepah pisang -  Antara
Foto ilustrasi pelepah pisang - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Pohon pisang atau gedebog belakangan cukup ramai diperbincangkan di media sosial.

Hal itu karena pohon pisang tersebut ternyata banyak memiliki manfaat, baik secara ekonomi maupun kesehatan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sepotong pohon pisang ukuran kecil dijual seharga 5,95 dollar atau setara Rp 85.000 di Amerika Serikat.

Mengetahui tingginya harga jual tersebut, Khofifah mengaku terkejut. Sebab, pemanfaatan pohon pisang belum terlalu maksimal di dalam negeri.

Informasi itu disampaikan Khofifah melalui akun resmi Instagramnya @khofifah.ip pada Sabtu (4/9/2021).

"Orang Indonesia "nangis" lihat harga potongan kecil gedebog pisang yang harganya hampir seratus ribu rupiah di Amerika Serikat ini. Disana potongan batang pohon pisang dijual di Hornbill Asian Market, USA seharga $5,95 kurang lebih setara dengan Rp 85.000,” tulisnya.

Manfaat untuk kesehatan

Tingginya harga jual tersebut karena pohon pisang diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari Tempo.co, gedebog pisang sendiri dalam dunia kesehatan berguna sebagai antioksidan dan antidiabetes. 

Berikut beberapa manfaat gedebog pisang untuk kesehatan:

  1. Kaya serat dan mencegah batu ginjal

Pati dalam gedebog pisang menyerupai pati tepung sagu dan tepung tapioka. Kandungan gizi yang cukup tinggi memungkinkan gedebog pisang untuk dijadikan sebagai alternatif bahan pangan dan diolah menjadi tepung yang kaya karbohidrat.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjudul “Mbogsang - Inovasi Mie Gedebog Pisang Kaya Serat dan Pencegah Batu Ginjal”, gedebog pisang bahkan dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan mie yang mereka beri nama Mibogsang.

  1. Membantu penyembuhan luka bakar

Penelitian yang dilakukan oleh Gusti Agung Putu Yogi Veda Ananta, mahasiswa Universitas Malahayat, yang berjudul “Potensi Batang Pisang (Musa Pardisiaca L.) dalam Penyembuhan Luka Bakar”, menemukan bahwa ekstrak batang pisang mengandung tanin, saponin, dan flavonoid yang masing-masing memiliki peran tersendiri dalam proses penyembuhan luka.

Senyawa Saponin memiliki aktivitas antiseptik yang membantu penyembuhan luka. Flavonoid dari golongan flavonol, flavon, dan isoflavon memiliki aktivitas antiinflamasi. Sedangkan Tanin merupakan senyawa polifenol dari golongan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dan juga anti inflamasi.

  1. Menjadi Adsorben terhadap Mangan dalam Air

Mangan adalah logam yang umum yang dapat ditemukan di alam. Namun pada konsentrasi tinggi dapat memberikan noda coklat kemerahan pada peralatan juga memberikan rasa pahit atau rasa logam pada air minum. Batang pisang, dalam kasus ini, dapat dijadikan sebagai adsorben untuk menyerap logam mangan dalam air.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Poltekkes Bandung Indah Andrini berjudul “Pemanfaatan Batang Pisang sebagai Adsorben Terhadap Mangan dalam Air” menunjukkan konsentrasi adsorben 0,5 persen pada waktu kontak 30, 60, 90, dan 120 menit secara berturut-turut menurunkan kadar logam mangan sebesar 2,1703; 2,5923; 3,1207; dan 3,5201 mg/L.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pisang
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top