Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resisten Antibodi, Peneliti Nidom: Waspadai Covid-19 Varian Lambda Masuk ke Indonesia

Di Indonesia, hingga kini Virus Corona varian Delta mendominasi dibanding varian lain.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 01 September 2021  |  12:34 WIB
Virus corona varian lambda yang kini menyebar di Jepang
Virus corona varian lambda yang kini menyebar di Jepang

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia dinilai mesti mewaspadai keberadaan varian baru Virus Corona varian Lambda.

Varian baru tersebut diketahui terdeteksi pertama kali di Peru dan sudah dilakukan proses isolasi.

Menurut Pendiri Yayasan Professor Nidom, Chairul A. Nidom, hal yang perlu dikhawatirkan dari varian Lambda adalah sifat resistensinya terhadap seluruh antibodi vaksin.

"Hal yang dikhawatirkan dari varian Lambda yang sudah diisolasi di Peru adalah sifatnya sebagai varian yang resisten terhadap semua antibodi vaksin," ujarnya dalam diskusi virtual seperti dikutip Bisnis, Rabu (1/9/2021).

Dengan demikian, sambungnya, pemerintah, masyarakat, dan seluruh sektor harus melakukan pencegahan agar varian Lambda tersebut tidak menyebar di Indonesia ataupun timbul dari virus yang ada di Tanah Air.

Di Indonesia, hingga kini Virus Corona varian Delta mendominasi dibanding varian Alpha.

Sebelumnya diberitakan, varian Lambda telah ditemukan di Jepang. Varian tersebut terdeteksi pada seorang wanita berusia 30-an di Bandara Haneda yang tiba dari Peru pada 20 Juli 2021.

Pengidap Covid-19 varian Lambda tersebut dites positif dalam pemeriksaan karantina di bandara tanpa gejala. Virus itu dikonfirmasi sebagai varian Lambda dalam analisis oleh National Institute of Infectious Diseases.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus Virus Corona Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top