Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Google Kabulkan Permintaan Staf, Izin Kerja Jarak Jauh

Google akan meminta sebagian besar stafnya untuk kembali bekerja di kantor, tetapi membiarkan beberapa di antaranya untuk melakukan pekerjaan mereka di tempat lain. 
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 04 Agustus 2021  |  09:26 WIB
Pengguna Chrome sebenarnya sudah dapat memblokir sendiri sejumlah iklan yang menyedot banyak daya berkat fitur
Pengguna Chrome sebenarnya sudah dapat memblokir sendiri sejumlah iklan yang menyedot banyak daya berkat fitur "Heavy Ad Intervention" yang dirilis Google untuk Chrome 80 pada awal tahun ini. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Google menyetujui 85 persen permintaan karyawan untuk bekerja dari jarak jauh setelah kantornya dibuka kembali sepenuhnya.

Google adalah salah satu perusahaan terbesar yang mencoba pendekatan hibrida untuk kembali beroperasi dari pandemi.

Google akan meminta sebagian besar stafnya untuk kembali bekerja di kantor, tetapi membiarkan beberapa di antaranya untuk melakukan pekerjaan mereka di tempat lain. 

Selama beberapa bulan terakhir, sekitar 10.000 karyawan mengajukan permohonan untuk bekerja dari jarak jauh atau bekerja dari rumah.

Namun, perusahaan menolak 15 persen dari pelamar tersebut karena pekerjaan mereka membutuhkan peralatan khusus atau tatap muka dengan pelanggan, tulis Fiona Cicconi, Kepala Sumber Daya Manusia Google, dalam e-mail kepada staf.

“Dan beberapa organisasi telah membuat komitmen untuk berinvestasi di lokasi pertumbuhan utama dan bekerja untuk membangun tim dan massa kritis mereka di pusat-pusat tertentu itu,” tambah Cicconi. 

Surat elektrik Cicconi juga mengatakan bahwa pemohon yang ditolak dapat mengajukan permohonan kembali untuk pekerjaan jarak jauh atau transfer.

Awal tahun ini, perusahaan telah menetapkan September sebagai tanggal kembali bekerja. 

Tetapi, minggu lalu, Google menundanya kembali hingga 18 Oktober 2021 dan mengumumkan bahwa semua staf yang kembali, termasuk tenaga kerja kontraknya yang besar, perlu menunjukkan bukti vaksinasi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google Covid-19 Work From Home remote working

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top