Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Besok, Pimpinan KPK Bahas Usulan Penundaan Pelantikan Pegawai Jadi ASN

Para pegawai KPK diminta untuk menjaga kondusifitas dan tidak berupaya menggagalkan acara pelantikan pegawai jadi ASN.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Mei 2021  |  20:33 WIB
Wakil Ketua KPK terpilih Nurul Ghufron. - Antara/Zumrotun Solichah
Wakil Ketua KPK terpilih Nurul Ghufron. - Antara/Zumrotun Solichah

Bisnis.com, JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (30/5) akan menggelar rapat pembahasan terkait usulan yang meminta penundaan pelantikan pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Juni mendatang.

“Solidaritas dari segenap pegawai KPK yang meminta agar pelantikan ditunda sangat kami hargai, karenanya akan kami bahas Senin besok,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui pesan singkat, Minggu (30/5/2021).

Ghufron mengatakan pemilihan tanggal 1 Juni sebagai hari pelantikan punya makna simbolis, karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Dia ingin pelantikan itu menyimbolkan bahwa pegawai KPK sebagai warga negara yang Pancasilais.

“Namun, solidaritas juga substansialnya merupakan pengamalan sila persatuan yang juga kami apresiasi, sehingga rencananya akan kami bahas besok Senin,” ujarnya.

Sebelumnya, sekitar 693 pegawai dari total 1.271 yang lolos Tes Wawasan Kebangsaan mengirimkan surat ke pimpinan meminta pelantikan ditunda.

Para pegawai itu meminta agar pelantikan ditunda karena menganggap proses TWK masih bermasalah. Pegawai juga mengingatkan pimpinan mengenai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mahkamah Konstitusi bahwa proses alih status tidak boleh merugikan hak para pegawai.

Pernyataan Ghufron soal menimbang usulan pegawai itu diduga berbeda dari yang disampaikannya pada rapat sosialisasi dengan para pegawai yang digelar Jumat, 28 Mei 2021.

Menurut sumber yang mengetahui jalannya rapat, Ghufron mengatakan proses alih status pegawai membutuhkan pelantikan dan sumpah jabatan baru.

Dalam rapat yang diadakan secara daring itu, Ghufron diduga mewanti-wanti agar para pegawai datang ke pelantikan, bila tidak maka mereka tidak bisa menjadi ASN.

Dia juga meminta agar para pegawai KPK untuk menjaga kondusifitas dan tidak berupaya menggagalkan acara pelantikan yang dilakukan pada hari libur nasional tersebut.

“Anda boleh menyatakan Pak kami solider dengan teman-teman, silahkan itu pilihan Anda, yang penting jangan berupaya menggagalkan pelantikan yang kami akan laksanakan.”

Dihubungi melalui pesan tertulis, Ghufron belum memberikan respon ketika ditanya soal pernyataannya di dalam rapat itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ASN

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top