Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Corona 22 Mei: Jakarta-Jabar Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Hari ini, tambahan ksaus 5.296. Dua hari sebelumnya secara berturut-turut, angkanya 5.797 dan 5.746 kasus.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 Mei 2021  |  17:17 WIB
Petugas gabungan melintas di sekitar bus sekolah yang digunakan untuk mengangkut pemudik positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021). - Antara
Petugas gabungan melintas di sekitar bus sekolah yang digunakan untuk mengangkut pemudik positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penyebaran Covid-19 terus bertambah setelah Lebaran.

Berdasarkan catatan Bisnis, kasus konfirmasi positif Covid-19 di atas 4.000 sejak awal pekan ini dan terus naik melebihi 5.000 kasus dalam 3 hari terakhir.

Hari ini, Sabtu (22/5/2021) terjadi penambahan 5.296 kasus. Dua hari sebelumnya secara berturut-turut, angkanya 5.797 dan 5.746 kasus.

Penambahan ini menjadikan total kasus konfirmasi infeksi Virus Corona di Indonesia menyentuh 1.769.940 orang. Sementara itu, kasus sembuh bertambah 3.353 pasien pada hari ini, dan angka sembuh kumulatif mencapai 1.629.495 pasien.

Satgas Penangan Covid-19 melaporkan, bahwa Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta sebagai penyumbang kasus positif positif Covid-19 terbanyak pada hari ini. Masing-masing secara berturut-turut  997 dan 932 kasus.

Angka ini diikuti Riau 639, Jawa Tengah 486 kasus, dan Sumatra Barat 301 kasus.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa, sebanyak 1,5 juta masyarakat Indonesia memaksa mudik Lebaran, meski dilarang pemerintah.

Oleh karena itu, pemerintah melakukan penyekatan bagi mereka yang kembali ke Jakarta.

Selain penyekatan, protokol kesehatan juga diperkuat. Dari total warga yang memaksa mudik, 1,1 juta di antaranya berada di Jawa.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sebanyak 17 juta masyarakat akan mudik jika tidak ada larangan dari pemerintah.

Airlangga yang juga Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mencatat terjadi kenaikan mobilitas yang cukup tinggi di tempat wisata.

Di akhir pekan Lebaran terjadi lonjakan hingga 100,8 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Selain penyekatan dan memperkuat protokol kesehatan, pemerintah akan melakukan tes acak kepada masyarakat di beberapa provinsi yang akan kembali ke Pulau Jawa untuk menekan penyebaran kasus Covid-19.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di tempat warga berangkat dan tujuan pun diperketat. Khusus dari Pulau Sumatra ke Jawa, dilakukan perintah pengecekan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Tentu kita berharap mereka yang masuk di Jawa terutama yang wilayah yang naik [kasus Covid-19] itu sudah aman dari Covid-19,” katanya saat bincang-bincang dengan wartawan, Rabu (19/5/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran airlangga hartarto Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top