Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 3 Program Prioritas Kemenparekraf untuk Hadapi Pandemi Setelah Lebaran

Menparekraf menjelaskan bakal ada 3 program prioritas yang dijalankan Kemenparekraf selepas masa libur lebaran 2021.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  05:57 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dalam konferensi virtual Senin (10/5)  -  Bisnis.com/Herdanang
Menparekraf Sandiaga Uno dalam konferensi virtual Senin (10/5) - Bisnis.com/Herdanang

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menyiapkan tiga program prioritas untuk dieksekusi sebagai bagian dari mitigasi terhadap dampak pandemi Covid-19. Ketiga program tersebut, menurut Menparekraf Sandiaga Uno, bakal mulai dieksekusi selepas masa libur lebaran.

"Satu, yang pertama, adalah peningkatan skill. Penambahan skill untuk pelaku wisata dan ekonomi kreatif berkaitan dengan realita baru sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandi dalam konferensi pers virtual Senin (10/5/2021).

Kemudian, program prioritas kedua yang dinilai Sandi tidak kalah penting adalah menonjolkan pendekatan baru untuk jenis-jenis pariwisata di Indonesia. Menurutnya, saat ini wisatawan sudah cenderung punya tujuan spesifik untuk mengutamakan jenis-jenis rekreasi tertentu.

"Jadi yang kedua, kami harus memastikan bangkitnya pariwisata ekonomi kreatif dengan pendekatan baru. Misalnya seperti wisatawan nusantara, wisatawan berkelanjutan dan sebagainya."

Lalu, prioritas terakhir adalah terkait realisasi anggaran agar dapat dimanfaatkan dengan seoptimal mungkin. Sehingga, serangkaian program yang telah diwacanakan Kemenparekraf hingga akhir tahun bisa berjalan tepat waktu.

"Kami harus memastikan program-program kami setelah lebaran ini tepat waktu. Dana hibah dan pariwisata, PEN, bangga berwisata indonesia, fokus pariwisata nusantara, dan program-program lain. Jadi kami akan betul-betul fokus pada stimulus. Untuk menggerakkan ekonomi, memulihkan UMKM," tandasnya.

Adapun terkait dana hibah untuk tahun 2021, Sandi belum bisa memastikan berapa nominal yang bakal didapat Kemenparekraf. Prosesnya masih akan dibahas di jajaran kabinet.

Namun, sejauh ini dia telah mengusulkan kebutuhan Rp3,7 triliun. "Dana hibah ini, kami ajukan pagunya Rp3,7 triliun. Pertimbangan nominal tersebut adalah berdasarkan realita kebutuhan pajak hotel, pajak wisata hingga pajak hiburan tahun 2019," tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata kemenparekraf sandiaga uno lebaran
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top