Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menlu Inggris Serukan PBB Atasi Pelanggaran HAM di 4 Negara Ini

Pelanggaran HAM yang dimaksud yakni situasi tenaga kerja di Xinjiang, China; kecurangan Pilpres Belarusia dan kesewenang-wenangan Presiden Lukashenko; dan kudeta militer di Myanmar.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  16:22 WIB
Dominic Raab saat tiba di Downing Street 10, London, pada 6 April 2020. - Bloombereg/Peter Summers/Getty
Dominic Raab saat tiba di Downing Street 10, London, pada 6 April 2020. - Bloombereg/Peter Summers/Getty

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam pidatonya di Sesi ke-46 Dewan Hak Asasi Manusia PBB hari ini, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyerukan penanganan pelanggaran HAM sistematis yang terjadi di Myanmar, China, Belarusia dan Rusia.

Pelanggaran HAM yang dimaksud yakni situasi tenaga kerja di Xinjiang, China; kecurangan Pilpres Belarusia dan kesewenang-wenangan Presiden Lukashenko; dan kudeta militer di Myanmar. Di Rusia, Raab menyoroti hukuman atas tuduhan yang tidak masuk akal terhadap pemimpin oposisi Alexey Navalny.

"Mekanisme PBB harus merespons. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, atau ahli pencari fakta independen lainnya, harus segera diberikan akses yang tidak terbatas ke Xinjiang," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (23/2/2021).

Raab juga akan memberi informasi terbaru kepada anggota dan pengamat tentang langkah-langkah substantif yang telah diambil Inggris untuk mengatasi masalah ini dan mendesak negara lain untuk mengikutinya.

Hal itu termasuk pengenalan pembatasan bisnis untuk memutus rantai pasokan yang menggunakan kerja paksa di Xinjiang serta menerapkan sanksi terhadap Alexander Lukashenko, tiga anggota rezim militer Myanmar, dan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan peracunan terhadap Alexey Navalny.

Pidato Raab disampaikan saat Inggris kembali ke Dewan Hak Asasi Manusia yang berbasis di Jenewa sebagai anggota pemungutan suara.

Sebagai anggota terpilih dari Dewan, Inggris akan fokus pada dukungan aksi untuk pendidikan bagi anak-anak perempuan, memperjuangkan kebebasan beragama dan berkeyakinan, membela kebebasan media, dan menjadi pembela yang bersemangat untuk nilai-nilai demokrasi liberal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbb pelanggaran ham inggris
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top