Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Malaysia Mulai Vaksinasi Covid-19 pada 24 Februari, Ini Tahapannya

Vaksinasi Covid-19 di Malaysia akan dilaksanakan dalam tiga fase dan ditargetkan berakhir pada Februari 2022.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  17:52 WIB
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin (kiri) melambaikan tangan sebelum berangkat untuk upacara pelantikan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (1/3/2020). Muhyiddin diangkat sebagai perdana menteri pada 29 Februari oleh raja negara itu untuk mengakhiri pergolakan enam hari perebutan kekuasaan setelah Mahathir Mohamad tiba-tiba mengundurkan diri pada hari Senin karena pertengkaran dalam koalisinya yang dulu. Bloomberg - Samsul Said
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin (kiri) melambaikan tangan sebelum berangkat untuk upacara pelantikan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (1/3/2020). Muhyiddin diangkat sebagai perdana menteri pada 29 Februari oleh raja negara itu untuk mengakhiri pergolakan enam hari perebutan kekuasaan setelah Mahathir Mohamad tiba-tiba mengundurkan diri pada hari Senin karena pertengkaran dalam koalisinya yang dulu. Bloomberg - Samsul Said

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin menyatakan pemerintah Malaysia akan melaksanakan Program Imunisasi Covid-19 Kebangsaan (vaksinasi) mulai 24 Februari 2021.

Muhyiddin mengemukakan hal itu melalui laman facebook-nya di Kuala Lumpur, Minggu (21/2/2021). Dia mengungkapkan vaksinasi Covid-19 nantinya akan dilaksanakan dalam tiga fase.

Fase pertama (Februari – April 2021) untuk kelompok petugas barisan depan (tenaga kesehatan dan lainnya) yang melibatkan 500.000 orang.

Fase kedua (April – Agutsus 2021) untuk kelompok warga lanjut usia (lansia) berumur 65 tahun ke atas dan golongan berisiko tinggi serta orang cacat melibatkan 9.4 juta orang.

Fase tiga (Mei 2021 – Februari 2022) untuk penduduk di Malaysia berumur 18 tahun ke atas (warga negara dan bukan warga negara) dengan sasaran lebih 13.7 juta orang.

"Bagi mereka yang diklasifikasikan dalam fasa dua dan tiga, saya harap Anda bisa bersabar dan terus mendukung usaha pemerintah untuk melaksanakan Program Imunisasi Covid-19 Kebangsaan ini sementara proses pemberian vaksin untuk kelompok fase satu dilakukan," kata Muhyiddin.

Dia berharap mereka yang layak diberikan suntikan vaksin Covid-19 mendaftar apabila pendaftaran dibuka dalam waktu yang dekat dan mendapatkan suntikan vaksin masing-masing seperti yang dijadwalkan.

"Vaksinasi ini amat penting untuk kita semua bagi membentuk imunitas kelompok (herd immunity) dengan memastikan sekurang-kurangnya 80 persen penduduk dewasa di Malaysia menerima vaksin. Ini secara langsung dapat membendung penularan Covid-19 ini menjadi lebih buruk," katanya.

Dia menyampaikan selamat kepada Komite Khusus Jaminan Akses Vaksin dan semua pihak serta lembaga yang terlibat, khususnya Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI), Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), Kementerian Pengangkutan, dan Malaysia Airlines Berhad untuk memastikan vaksin tiba di Malaysia dengan selamat.

Pasokan pertama vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech telah tiba pada pukul 10.00 waktu setempat, Minggu (21/2) di Advanced Cargo Centre (ACC) KLIA melalui penerbangan MH604 yang dikendalikan oleh MABkargo Sdn. Bhd. (MASKargo).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia pfizer vaksinasi Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top