Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Topan Dujuan Mengancam, Filipina Evakuasi Ribuan Orang

Topan tropis Dujuan, yang secara lokal dikenal sebagai Auring, diperkirakan oleh biro cuaca Filipina akan mendarat pada Minggu malam di daerah Dinagat-Homonhon-Leyte, sekitar 600 hingga 700 kilometer (373 hingga 435 mil) selatan Manila.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  10:44 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Filipina mengevakuasi ribuan penduduk di bagian selatan negara itu pada Sabtu menjelang badai tropis yang diperkirakan akan menimbulkan hujan lebat dan memicu tanah longsor.

Topan tropis Dujuan, yang secara lokal dikenal sebagai Auring, diperkirakan oleh biro cuaca Filipina akan mendarat pada Minggu malam di daerah Dinagat-Homonhon-Leyte, sekitar 600 hingga 700 kilometer (373 hingga 435 mil) selatan Manila.

Dikutip dari Bloomberg, badai yang pertama melanda Filipina tahun ini, bergerak dengan kecepatan 15 kilometer per jam dan kecepatan angin maksimum 65 km / jam dan hembusan hingga 80 km / jam.

Lebih dari 11.000 orang telah meninggalkan rumah mereka di beberapa kota di provinsi Surigao del Norte dan Surigao del Sur serta di negara tetangga Davao de Oro, menurut pejabat dari badan bencana setempat.

"Tersebar ke banjir yang meluas (termasuk banjir bandang) dan tanah longsor akibat hujan kemungkinan besar terjadi selama hujan lebat atau berkepanjangan," kata biro cuaca negara dalam sebuah laporan pada Sabtu malam.

Rata-rata 20 topan melewati Filipina setiap tahun, yang mempersulit upaya penahanan virus corona, saat ribuan orang mengungsi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina topan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top