Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saran Menkes Terkait Perayaan Imlek di Tengah Pandemi Covid-19

Perayaan Imlek dapat dilaksanakan dengan virtual agar masyarakat terhindar dari penularan virus Corona (Covid-19).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 04 Februari 2021  |  12:57 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat Konghucu dan Tionghoa menerapkan kebiasaan baru dalam perayaan Imlek pada 12 Februari mendatang. Salah satunya terkait tradisi pembagian angpau melalui transfer.

Pemerintah meminta perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Agenda pergantian tahun masyarakat Konghucu dan Tionghoa ini disarankan terlaksana secara daring.

Menkes Budi menerangkan bahwa perayaan Imlek dapat dilaksanakan dengan virtual. Upaya ini agar masyarakat terhindar dari penularan virus Corona (Covid-19). Selain itu, dia juga menyarankan agar pembagian angpau dilakukan secara digital.

“Mengirimkan amplop merah dengan digital. Sekarang sudah sangat mudah jadi cara baru Imlek bagus juga kita lakukannya dengan transfer,” kata Menkes saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Pembagian angpao, lanjut Menkes, juga bisa dilakukan dengan cara mengirim melalui jasa pengiriman barang.

“Kalau masih merasa amplop merahnya ingin dikirimkan juga ke anak, cucu, saudara, teman-teman bisa juga kirim lewat Gojek sekaligus tahun baru ini bisa menyejahterakan teman-teman kita. Amplopnya ada kertas di dalam, nanti [tulis] ‘sebentar lagi akan ditransfer sebesar ini,” tuturnya.

Eks Dirut PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. ini menuturkan bahwa atraksi barongsai saat Imlek juga bisa tetap digelar pada perayaan Imlek tahun ini, namun dilakukan secara virtual. Pelaksanaan kegiatan secara virtual juga jamak dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Barongsai pun bisa juga ditampilkan di Youtube. Jadi bapak ibu, cara baru Imlek tanpa kehilangan makna Imlek sebagai tahun baru, sebagai harapan baru dan kebetuntungan baru itu saya rasa tetap kita bisa lakukan,” ujarnya.

Meski perayaan Imlek pada tahun ini dianjurkan dilakukan secara virtual, tetapi Menkes meyakini bahwa perayaannya akan tetap meriah.

"Saya yakin perayaan tahun ini akan tetap meriah, tetap bergembira, tetap memberikan banyak harapan baru dan keberuntungan baru bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Konghucu. Sekali lagi selamat Hari Raya Imlek.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imlek menkes Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top