Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GeNose Disebut Bisa Deteksi Covid-19 dalam 10 Detik, Ini Faktanya!

Pernyataan GeNose dapat mendeteksi COVID-19 hanya dalam waktu 10 detik merupakan informasi yang kurang tepat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Januari 2021  |  21:47 WIB
GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.  - KEMENTERIAN BUMN
GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. - KEMENTERIAN BUMN

Bisnis.com, JAKARTA - Alat pendeteksi Covid-19 buatan UGM, GeNose, disebut-sebut akan dipakai di stasiun, bandara, dan tempat umum mulai 5 Februari karena dapat mendeteksi Covid-19 dalam 10 detik.

Informasi seputar kemampuan deteksi GeNose itu viral di aplikasi percakapan WhatsApp.

Alat pendeteksi Covid-19 berbasis embusan napas itu disebut akan diterapkan di sejumlah tempat umum dengan biaya Rp5 ribu hingga Rp10 ribu untuk setiap tes,  sebagaimana disebut pada awal pesan yang beredar viral.

Namun pada akhir pesan, tes dengan alat ciptaan Tim Riset Universitas Gajah Mada (UGM) itu disebut berbiaya Rp15 ribu untuk satu kali uji pada satu orang.

Berikut pesan viral yang beredar itu:

"Mulai tgl 5 Feb'21 di station dan bandara dan tempat2 umum dikenakan biaya Rp 5 rb sd 10 rb per org per 1x test.. Ge Nose C19

Indonesia ngga kalah... Merdeka!!! Luar Biasa!!!!

Tes covid jadi simpel. Mudah n murah. Rp 15 rb, 10 detik, akurasi 99,9%. Gak hrs swab, gak hrs diambil darah. Terimakasih UGM, nuwun sanget dosen UGM, Dr Kuwat Triyana (lahir 1977) penemu GeNos pengendus Covid-199. Indonesia Bisa

....SELAMAT PAGI INDONESIA"

Namun, benarkah GeNose dapat mendeteksi COVID-19 hanya dalam waktu 10 detik?

Tangkapan layar pesan misinformasi terkait GeNose yang dapat mendeteksi COVID-19 hanya dalam 10 detik. (WhatsApp)

Penjelasan:

Pemakaian alat pendeteksi COVID-19 GeNose di stasiun-stasiun kereta api memang akan diterapkan pada 5 Februari 2021.

Hanya saja, alat penapisan dan diagnostik itu, seperti terdapat dalam halaman infografik, dapat mendeteksi Covid-19 dalam waktu 80 detik.

Sementara, akurasi GeNose untuk mendeteksi COVID-19 mencapai 97 persen.

Ketua Tim Pengembang GeNose dari UGM Kuwat Triyana, dilansir dari Antara, mengatakan setiap tes membutuhkan waktu tiga menit, termasuk pengambilan napas.

Durasi tiga menit termasuk pengambilan napas itu disampaikan Kuwat setelah GeNose mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI.

Kuwat menambahkan biaya tes COVID-19 dengan GeNose itu sekitar Rp15-25 ribu. Pernyataan itu senada dengan ucapan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa tes GeNose itu berbiaya Rp20 ribu, dan bahkan bisa menjadi Rp15 ribu dalam skala yang besar.

Dengan demikian, pernyataan GeNose dapat mendeteksi COVID-19 hanya dalam waktu 10 detik merupakan informasi yang kurang tepat.

Klaim: GeNose dapat deteksi COVID-19 dalam 10 detik.

Rating: Misinformasi


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ugm Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top