Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buron 3 Bulan, Polisi Tembak Tersangka Pembegal Perwira Marinir di Cinere

NK diduga masih melakukan aksi pembegalan selama masuk DPO bersama dengan kelompok pendatang lainnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  06:04 WIB
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menanyakan motif NK (31) pelaku pembegal perwira marinir yang buron 3 bulan dan sudah 11 kali melakukan pembegalan terhadap pesepeda, Selasa (26/1/2021).  - Antara\r\n
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menanyakan motif NK (31) pelaku pembegal perwira marinir yang buron 3 bulan dan sudah 11 kali melakukan pembegalan terhadap pesepeda, Selasa (26/1/2021). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin mengatakan, masih akan mengejar jaringan lainnya yang terhubung dengan NK (31) pelaku pembegalan perwira Marinir yang sempat buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 3 bulan lamanya.

"Jaringan yang kemarin itu sudah kami tangkap, tapi masih ada jaringan lain. Saat DPO, dia melakukan kerja sama dengan kelompok lain. Ini masih kita kejar," ujar Burhanuddin di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021).

Burhanuddin mengatakan, NK bukanlah warga Provinsi DKI Jakarta,  melainkan warga pendatang dari Lahat, Sumatra Selatan.

NK diduga masih melakukan aksi pembegalan selama masuk DPO bersama dengan kelompok pendatang lainnya yang berasal dari Sumatra Selatan.

"Masih kita kejar," kata Burhanuddin.

NK diamankan Resmob Polres Metro Jakarta Pusat pada Minggu (24/1/2021) di kos-kosan kawasan Cinere, Jakarta Selatan setelah buron selama 3 bulan lamanya.

Dua buah timah panas menghiasi kedua paha NK karena mencoba melakukan perlawanan pada saat polisi menangkap pria berusia 31 itu.

Kepada polisi, dia mengaku sudah 11 kali melakukan pembegalan terhadap pesepeda di banyak lokasi mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, hingga ke Tangerang Selatan.

Pria residivis itu pun harus kembali merasakan kurungan di bui atas perbuatannya menjambret para pesepeda dengan jeratan pasal 363 KUHP juncto 53 ancaman kurungan selama 7 tahun.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

begal marinir

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top