Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

582 Nakes di RS Wisma Atlet Telah Divaksin Covid-19

Selain itu, ada tambahan sekitar 180 orang yang akan mendapatkan vaksin pada hari Senin (25/1/2021).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  15:50 WIB
Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono dalam talkshow Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah yang diselenggarakan oleh BNPB, Senin (25/1/2021) - YouTube BNPB\r\n
Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono dalam talkshow Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah yang diselenggarakan oleh BNPB, Senin (25/1/2021) - YouTube BNPB\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Rumah sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet mencatat sebanyak 582 tenaga kesehatan di sana telah mendapatkan vaksin Covid-19.

Korodinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono mengatakan hari ini, Senin (25/1/2021) ada tambahan 180 tenaga kesehatan lagi yang akan menjalani vaksinasi Covid-19.

Adapun jumlah tenaga kesehatan di RS Darurat Covid-19 yang sudah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 mencapai 2.220 orang. Vaksinasi dilakukan di RS Wisma Atlet sendiri.

“[Vaksinasi] bekerja sama dengan Puskesmas Kemayoran dan dibantu oleh tenaga Ambulan Gawat Darurat yang siap untuk kalau yang terjadi KIPI,” ungkap dr. Tugas dalam talkshow Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah yang diselenggarakan oleh BNPB secara virtual, Senin (25/1/2021).

Selain itu, lanjutnya, program vaksinasi tenaga kesehatan di RS Wisma Atlet ini juga Ini dibantu oleh dinas kesehatan DKI Jakarta.

Terkait pelayanan kejadian ikutan Pascaimunisasi (KIPI), RS Wisma Atlet melakukan koordinasi dengan RS Mitra Kemayoran untuk bersiaga jika ada yang mengalami efek setelah vaksinasi Covid-19.

Dr. Tugas menuturkan program vaksinasi ini dilakukan agar mencapai 80 persen untuk tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity agar proses penanganan pandemi Covid-19 dapat cepat terselesaikan.

“Paling tidak [vaksinasi] mencapai 70-80 persen, kalau bisa 80 bagus karena ini bagian dari tercapainya herd immunity ke depannya,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan jumlah tenaga kesehatan di kotanya yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama mencapai 9.150 orang dan sekitar 2.000 di antaranya sudah mendapatkan Vaksin Covid-19.

Namun, ia mengakui masih ada kendala dalam proses vaksinasi ini dari sisi koordinasi, terutama pemberian notifikasi sms untuk calon penerima vaksin.

“Nah ini agak terhambat. Ini banyak target yang sudah masuk, tetapi karena tidak dapat notifikasi kemudian belum bisa dilaksanan [vaksinasi],” ungkapnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top