Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Perjalanan dari Zona Merah Tua Virus Corona di Uni Eropa Wajib Tes dan Karantina

Zona merah tua akan menunjukkan bahwa di zona ini, virus menyebar pada tingkat yang sangat tinggi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  09:02 WIB
Karyawan Kementerian Kesehatan memeriksa dokumen saat penumpang menunggu untuk naik ke penerbangan 'bebas Covid-19' di bandara Fiumicino, Roma, Italia, Rabu (16/9/2020), dalam sebuah gambar yang diambil dari video. - Antara
Karyawan Kementerian Kesehatan memeriksa dokumen saat penumpang menunggu untuk naik ke penerbangan 'bebas Covid-19' di bandara Fiumicino, Roma, Italia, Rabu (16/9/2020), dalam sebuah gambar yang diambil dari video. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Titik nyala infeksi Covid-19 di Uni Eropa (EU) akan ditandai sebagai zona "merah tua", dan orang-orang dari daerah itu akan diharuskan melakukan tes sebelum keberangkatan, serta menjalani karantina sesampainya di tempat tujuan.

"Zona merah tua akan menunjukkan bahwa di zona ini, virus menyebar pada tingkat yang sangat tinggi," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen saat konferensi pers usai rapat pimpinan Uni Eropa, Kamis (21/1/2021).

"Mereka yang berasal dari daerah zona merah tua bisa jadi diwajibkan melakukan tes sebelum keberangkatan, serta menjalani karantina setibanya di bandara. Sistem itu akan berlaku untuk perjalanan di Uni Eropa,’ katanya.

Von der Leyen menyebut, bahwa dengan terjadinya peningkatan infeksi dan varian Virus Corona yang menyebar cepat, perjalanan nonesensial seharusnya sangat tidak disarankan di Uni Eropa, tetapi pekerja dan kebutuhan esensial harus lancar melewati perbatasan.

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa Virus Corona Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top