Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengadilan Tokyo Tolak Klaim Kewarganegaraan Ganda

Pengadilan Distrik Tokyo mengeluarkan putusan tersebut pada Kamis (21/01/2021) atas kasus yang mendapat sorotan itu.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  08:25 WIB
Bendera Jepang
Bendera Jepang

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan di Tokyo menolak klaim para penggugat yang membantah bahwa status kewarganegaraan ganda bertentangan dengan Konstitusi Jepang.

Melansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) pada Jumat (22/1/2021), Pengadilan Distrik Tokyo mengeluarkan putusan tersebut pada Kamis (21/01/2021) atas kasus yang mendapat sorotan itu.

Pembahasan yang menjadi isu adalah undang-undang Jepang yang menetapkan bahwa seorang warga negara Jepang akan kehilangan kewarganegaraannya jika ia secara sengaja memilih untuk memperoleh kewarganegaraan asing.

Enam penggugat yang tinggal di luar Jepang dan telah kehilangan kewarganegaraannya mengajukan tuntutan tersebut. Mereka menuntut pemerintah untuk mengonfirmasi kewarganegaraaan Jepang mereka.

Hakim Ketua Mori Hideaki mengatakan bahwa meskipun Konstitusi melindungi kebebasan untuk melepas status kewarganegaraan Jepang, di dalamnya tidak disebutkan mengenai hak untuk mempertahankan kewarganegaraan Jepang.

Mori mengungkapkan bahwa Undang-Undang Kewarganegaraan menjamin kebebasan untuk mengganti kewarganegaraan sambil sebisa mungkin mencegah terjadinya kasus kewarganegaraan ganda. Karena itu, ia menyebutkan bahwa tujuan undang-undang tersebut bisa diterima secara rasional.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang warga negara
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top