Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BOR RS Rujukan Menipis, Kemenkes Instruksikan Tambah Bed dan Nakes

Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19. Kebijakan itu perlu dilakukan karena saat ini tingkat penggunaan tempat tidur bagi pasien telah mencapai 64,83 persen.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  16:01 WIB
Tenaga kesehatan berjaga di ruang IGD Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), di Hegarmanah, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021). Bisnis - Rachman
Tenaga kesehatan berjaga di ruang IGD Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), di Hegarmanah, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan bahwa saat ini tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional mencapai 64,83 persen.

Perinciannya, dari 81.022 tempat tidur yang disiapkan untuk isolasi dan ICU kini telah terisi 52.719 orang.

"Ini kita lakukan perbandingan dengan jumlah pasien yang saat ini dirawat di RS berjumlah sekitar 52.719 pasien, maka artinya bed occupancy rate kita atau keterpakaian tempat tidur kita masih berada di posisi 64,83 persen," ujarnya dalam diskusi “Kesiapan Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19", dikutip dari YouTube Kemkominfo TV, Jumat (22/1/2021).

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Kesehatan No HK 02.01/Menkes/11/2021 tentang Peningkatan Kapasitas Perawatan Pasien Covid-19 pada RS Penyelenggara Pelayanan Covid-19.

Penambahan tempat tidur, kata dia, juga akan dimbangi dengan penambahan tenaga kesehatan.

Abdul menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan telah mengizinkan tenaga kesehatan yang belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) tetap bisa diperbantukan ke fayankes mengingat penambahan kasus aktif yang juga semakin tinggi.

“Mereka bisa diberdayakan tanpa mempunyai STR, itu strategi kedua,” kata Abdul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top