Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Melonjak Karena Varian Baru Covid-19? Ini Kata Satgas

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan hasil pelacakan genome sequencing oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman memberikan gambarannya.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  13:59 WIB
Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman
Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman

Bisnis.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan bahwa tingginya kasus positif Covid-19 belakangan, bukan disebabkan munculnya varian baru virus Sars-Cov2 seperti yang muncul di Inggris.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan hal ini terbukti dari hasil pelacakan genome sequencing oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

"Hasil pelacakan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyatakan bahwa jumlah whole genome sequencing yang telah dikumpulkan kepada GISAID atau bank data influenza di dunia sebanyak 244, tidak ditemukan mutasi B117 sampai saat ini,” jelas Wiku, mengutip keterangan resmi Kamis (21/1/2021).

Namun, mutasi virus sudah ditemukan. Adapun, jenis mutasi yang sudah banyak ditemukan adalah yang berjenis D614G.

Oleh karena itu, Wiku mengatakan, untuk menekan peluang adanya mutasi virus Sars-Cov2, yang harus dilakukan ialah dengan menekan replikasi atau infeksi virus dengan menghambat laju penularan.

“Caranya dengan ketat menerapkan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat. Sehingga tidak ada ruang bagi virus untuk mereplikasi dirinya,” ujar Wiku.

Wiku mengimbau masyarakat jangan pernah lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Kemudian, yang paling diharapkan jangan sampai masyarakat menjadi korban terpaparnya kasus Covid-19.

Dia juga berharap masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada dimanapun berada. Karena kemunculan kasus positif bukan sekedar angka, namun sudah bermunculan dilingkungan terdekat dari masyarakat itu sendiri.

"Jika kita lengah menjalankan disiplin provtokol kesehatan, maka cepat atau lambat kita sendirilah yang akan menjadi bagian dari angka penambahan kasus positif maupun berada di ruang perawatan Covid-19," pesan Wiku.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top