Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar Capai 73 Orang

Korban gempa Sulawesi Barat tersebar di dua kabupaten yaitu Majene dan Mamuju.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 17 Januari 2021  |  16:41 WIB
Sejumlah warga antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) pascagempa di salah satu SPBU Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2020).  - ANTARA
Sejumlah warga antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) pascagempa di salah satu SPBU Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — Korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat menjadi 73 orang.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati saat konferensi pers penanganan bencana di sejumlah daerah menyebutkan bahwa korban tersebar di dua kabupaten.

“Total 73 orang meninggal dunia. Nanti akan kami update lagi,” katanya melalui siaran virtual, Minggu (17/1/2021).

Korban tersebar di dua kabupaten yaitu Majene dan Mamuju. Daerah pertama melaporkan korban meninggal 9 orang dan di Mamuju korban meninggal menyentuh 64 orang.

Selain itu, terdapat 554 korban luka di Kabupaten Majene dengan detail 64 orang luka berat, 215 orang luka sedang dan 275 orang luka ringan.

Sebanyak 27.850 orang dilaporkan mengungsi di 25 titik pengungsian yang tersebar di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, serta Desa Limbua.

Sementara itu, terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap dan terdapat lima titik pengungsian di Kabupaten Mamuju yaitu Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

BNPB melaporkan adanya pelayanan kedaruratan pada tiga rumah sakit yang saat ini aktif di Kabupaten Mamuju yaitu RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat, dan RSUD Kabupaten Mamuju.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI - Polri, Basarnas, serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa bnpb sulawesi barat
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top