Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garam Palsu, Polisi Amankan 3 Ton Barang Bukti

Garam palsu yang beredar memiliki kadar yodium di bawah standar untuk konsumsi.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 02 Januari 2021  |  17:18 WIB
Ilustrasi petani garam. - Bisnis/Feri Kristianto
Ilustrasi petani garam. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA - Garam palsu yang diungkap Polres Wonogiri, Jawa Tengah memalsukan merek Cap Cerdik dan NG. 

Merk asli ini seharusnya berasal dari Jawa Timur. Pemilik asli kedua produk itu juga telah melakukan komplain atas beredarnya garam palsu.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, menyebutkan garam palsu ini tidak memenuhi standar yodium jika digunakan untuk konsumsi. 

"Jadi selain merek dan kemasan dipalsukan, pelaku juga menurunkan kadar yodium untuk dijual," kata dia seperti dilansir Solopos yang dikutip Sabtu (2/1/2021). 

Christian menyebutkan saat ditangkap, polisi menyita 3 ton garam palsu dari gudang beserta alat yang digunakan, di antaranya timbangan, gayung, karung dan alat cetak garam.  

Sejauh ini berdasarkan penelusuran polisi, garam palsu dipasarkan di wilayah Wonogiri. Sedangkan bahan baku berasal dari Kabupaten Pati. 

Atas kasus itu, Tobing mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalam memilih atau berbelanja garam. Jangan sampai mengkonsumsi garam yang tidak layak dikonsumsi.

"Setiap bulan kami selalu melakukan giat operasi yodium dengan dinas kesehatan dan dinas perdagangan," kata Tobing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garam

Sumber : Solopos

Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top