Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Menkes Sidak 3 RS di Jakarta

Menkes Budi Gunadi Sadikin juga akan meninjau beberapa rumah sakit di luar kota untuk memastikan kesiapan penanganan Covid-19 terutama pascalibur panjang.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  13:15 WIB
Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 bertajuk Optimis Bangkit dari Pandemi di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). - Kominfo
Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 bertajuk Optimis Bangkit dari Pandemi di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). - Kominfo

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melakukan operasi mendadak (sidak) terkait kesiapan di tiga rumah sakit di DKI Jakarta untuk menangani Covid-19.

Ketiga rumah sakit tersebut adalah RSUP Fatmawati, RSUD Pasar Minggu dan RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Rencananya, Menkes juga akan meninjau beberapa rumah sakit di luar kota untuk memastikan kesiapan penanganan Covid-19 terutama pascalibur panjang.

“Kita siap-siap dari sisi bed-nya, dokternya, perawatnya, obatnya. Kita pastikan siap agar nanti kalau ada masyarakat yang terkena dan jumlahnya sangat banyak kita sudah mengantisipasi sejak awal,” kata Budi, mengutip keterangan resmi Kemenkes Selasa (29/12/2020).

Budi berpesan kepada masyarakat yang sedang liburan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

“Harapannya, kalau kita disiplin apalagi nanti udah pulang liburan jangan langsung semuanya bergerak kemana-mana, kalau bisa 5 hari dulu di rumah atau 10 hari dulu di rumah sampai terbukti kita sehat baru bekerja kembali,” ungkap Budi.

Penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, lanjut Budi, akan sangat membantu penanganan Covid-19 terutama bagi tenaga medis yang bekerja di rumah sakit.

“Sudah banyak tenaga medis kita yang gugur. Jadi tolong kita hormati mereka [para tenaga medis], kita memastikan diri kita sehat begitu sampai pulang dari liburan,” imbuhnya.

Budi juga menegaskan bahwa rumah sakit yang melayani pasien adalah tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Untuk itu, Kemenkes juga memastikan selalu menjaga komunikasi dengan para pemimpin, pemerintah daerah, kepala dinas kesehatan, untuk memastikan kesiapan rumah sakit di wilayahnya dalam menangani Covid-19.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir menambahkan penanganan dan penanggulangan Covid-19 di rumah sakit diutamakan kepada pasien-pasien dengan kondisi gejala yang sedang sampai berat.

“Oleh karena itu untuk pasien-pasien yang kondisinya, misalnya, konfirmasi positif tanpa gejala atau konfirmasi positif dengan gejala yang ringan itu diharapkan untuk isolasi mandiri dan tetap berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” ujar Kadir.

Tak hanya itu, Kemenkes juga memberikan donasi dan bantuan kepada beberapa rumah sakit umum daerah yang membutuhkan peralatan kesehatan dalam rangka peningkatan kapasitas rumah sakit tersebut.

“Kami sudah membagi-bagikan kepada mereka seperti mulai dari tempat tidur, infus, alat-alat canggih lainnya dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga medis agar mampu melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin menteri kesehatan Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top