Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Rayakan Pergantian Tahun! Sebaiknya di Rumah Saja

Kondisi saat ini juga kian sulit karena kapasitas ruang gawat darurat atau ICU di rumah sakit yang semakin menipis.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  12:39 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi terpantau ramai lancar.  - ANTARA
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi terpantau ramai lancar. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perayaan tahun baru yang menciptakan kerumunan maupun keramaian karena dalam beberapa waktu terakhir, DKI Jakarta mengalami kenaikan jumlah warga yang positif Covid-19.

"Beberapa pekan terakhir, angka positif Covid-19 di DKI Jakarta kembali mengalami peningkatan. Jumat lalu saja, penambahan kasusnya mencapai 2.096, di mana angka ini memecahkan rekor kasus harian di provinsi DKI jumlah warga yang terpapar Covid-19, makanya bapak-bapak ibu-ibu, kalau 2021 mau selamat, tahun baruannya di rumah saja dulu," kata Sahroni melalui siaran pers, Senin (28/12/2020).

Dia mengatakan bahwa kondisi saat ini juga kian sulit karena kapasitas ruang gawat darurat atau ICU di rumah sakit yang semakin menipis. Selain itu, data dari pemerintah juga menunjukkan bahwa kenaikan angka positif Covid-19 selalu terjadi bersamaan dengan libur panjang.

"Kita juga ingin Covid-19 cepat selesai. Jadi, ya, sudah waktunya, tahun ini tahun baruannya di rumah saja, utamakan keselamatan keluarga dan tetangga. Covid-19 ini bahaya, makin tidak terkendali," ujarnya.

Sahroni juga meminta agar tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberi informasi terkait vaksin yang akan segera disalurkan secara gratis.

Dia mengatakan bahwa vaksin yang akan diberikan pemerintah tersebut aman dan akan diberikan kepada masyarakat secara gratis.

Menurutnya, langkah sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat sangat penting karena sekarang banyak informasi bohong atau hoaks terkait vaksin tersebut.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tahun baru Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top