Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tidak Keluarkan Izin Aksi 1812 Besok di Istana

"Mulai dari Bekasi, dari daerah, kita sampaikan kalau ada kerumunan massa kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan," kata Yusri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  14:18 WIB
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya pada Senin (16/11/2020), menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @humaspoldajatim
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya pada Senin (16/11/2020), menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @humaspoldajatim

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya tidak mengeluarkan izin untuk demo 1812 oleh Persaudaraan Alumni atau PA 212 di Istana Negara, pada Jumat (18/12/2020). Namun, polisi menyiapkan langkah yang disebut sebagai operasi kemanusiaan.

"Kalaupun ada aksi, kami akan melaksanakan operasi kemanusiaan," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus berujar, operasi kemanusiaan itu merupakan langkah preventif. Caranya dengan mencegah terjadinya kerumunan sejak dari daerah penyangga Ibu Kota.

"Mulai dari Bekasi, dari daerah, kita sampaikan kalau ada kerumunan massa kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan," kata Yusri.

Walau begitu, ia tak menegaskan akan membubarkan kerumunan saat ditanyai wartawan.

"Saya nggak ngomong gitu (pembubaran)," kata dia.

Massa demo 1812 akan tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI). Mereka menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) dan pembebasan Rizieq Shihab.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi habib rizieq habib rizieq

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top