Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harbolnas 12.12: Tak Semua Netizen Boikot JNE, Ini Buktinya

Para netizen tidak semuanya melakukan boikot terhadap layanan JNE saat Habolnas 12.12 dengan tetap memuji layanan perusahaan jasa kirim tersebut.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 12 Desember 2020  |  17:39 WIB
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Heboh tanda pagar (tagar) #BoikotJNE di dunia maya terutama sosial media Twitter tidak serta merta membuat netizen memilih benar-benar melakukan boikot. Ada sejumlah netizen memilih mendukung jasa kurir JNE tersebut.

Tagar ini muncul setelah JNE menerima ucapan ulang tahun ke-30 dari Haikal Hassan Baras yang merupakan Sekjen HRS Center. Sementara, HRS Center adalah lembaga bentukan Rizieq Shihab pentolan Front Pembela Islam (FPI).

Ucapan ini dianggap membuat PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mendukung kelompok tertentu. Tagar boikot ini pun tidak serta merta membuat seluruh netizen menolak menggunakan jasa kurir berwarna biru merah tersebut.

Berdasarkan penelusuran Bisnis.com, Sabtu (12/12/2020) pada laman sosial media instagramnya @jne_id sejumlah netizen memberikan semangat melalui laman komentar. Contohnya @fatmala.dh yang mengungkapkan, " Banyak oknum yg memanfaatkan keadaan, semangat terus JNE semoga selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan."

Komentar lainnya dari @susinurmalasari yang meminta agar netizen tidak mudah terprovokasi dengan beragam hal yang tengah terjadi di laman sosial media.

"Berbijak2 Ich..dalam berkomentar wahai netijeen..jangan mudah terporvokasi oleh oknum yg tdk beertanggung jawab..org jaman now kan lebih canggih..tuh..jadi gunakan kecangihannya dalam hal positif..," tulisnya.

Komentar tetap mendukung perusahaan jasa kurir dalam negeri ini pun turut mengalir di sosial media twitter. Salah satu dari akun @Mahanan47365342 yang menyebut tagar #BoikotJNE terlalu menghubung-hubungkan hanya karena mendapatkan ucapan selamat dan mengundang tokoh dari FPI.

Padahal, Tokoh lain seperti dari TNI dan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pun turut menyelamati ultah jasa kurir tersebut. Akun twitter lain @BayhaqiViqi mengungkapkan dukungannya bagi JNE karena sudah bekerja secara profesional dan tegas.

"Saya mendukung JNE, mereka rofesional dalam bertugas dan Foundernya adalah Seorang Mualaf yang sholih. Kalau dilihat dari orang-orang yang mengkampanyekan #BoikotJNE bisa dilihatlah darimana asal mereka, siapa jadi idola mereka, ga sopannya mereka. Semoga pada tobat ya netizen latah," katanya.

Head of Media Relations Department JNE Hendrianida Primanti mengungkapkan dengan pemberitaan atas trending topic di social media terkait JNE dituding dukung Haikal Hasan dalam video ucapan ulang tahun JNE ke -30 menyampaikan keberatannya. Lebih lanjut, alasan kemunculan tagar yang marak di tengah Hari Belanja Nasional (Harbolnas ini) terangnya tidak mencerminkan nilai-nilai JNE.

"JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik," terangnya.

Hal ini terangnya, sebagaimana JNE memfasilitasi seluruh kegiatan mendukung 50.000 karyawan di seluruh nusantara yang juga dari berbagai latar belakang, suku, ras, serta agama. Tidak hanya dari golongan tertentu saja.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik jne harbolnas
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top