Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Quick Count Pilkada Medan 2020: Akhyar atau Bobby yang Menang?

Hasil hitung sementara (quick count) menunjukkan pasangan Bobby Nasution-Aulia unggul dari paslon petahana Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  18:57 WIB
Quick Count Pilkada Medan 2020: Akhyar atau Bobby yang Menang?
Calon Wali Kota Medan No urut 2 Bobby Nasution dan Istri Kahiyang Ayu mencoblos pada Pilkada Kota Medan, Rabu (9/12/2020). - Bisnis / Cristine Evifania Manik.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Persaingan dua pasangan calon (paslon) di Pilkada Medan 2020 berlangsung sengit. Paslon nomor urut 1 Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan paslon nomor urut 2 Bobby Nasution-Aulia Rachman saling berkejaran dalam memperebutkan suara.

Hasil hitung sementara (quick count) Poltracking di Pilkada Medan 2020 pada pukul 17.57 WIB menunjukkan pasangan Bobby Nasution-Aulia unggul dari paslon petahana Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

Dari 97,14 persen data quick count yang sudah masuk, Poltracking menyebut menantu Presiden Joko Widodo memimpin dengan perolehan 54,15 persen. Sementara itu, lawan yang berstatus sebagai petahana memeroleh 45,85 persen.

Paslon nomor urut 1 Akhyar Nasution yang merupakan calon petahana yang saat ini menjabat sebagai Plt. Wali Kota Medan, sebelumnya Akhyar adalah Wakil Wali Kota Medan terpilih pada 2015.

Pada Pilkada 2020 ini, Akhyar maju sebagai Calon Wali Kota (Cawalkot) Medan didampingi Salman Alfarisi. Pasangan ini kemudian diusung oleh partai PKS dan Demokrat.

Sementara itu, pasangan dengan nomor urut 02 Bobby Afif Nasution maju menjadi cawalkot didampingi oleh Aulia Rachman. Mereka diusung oleh delapan partai yaitu PDIP, Gerindra, PAN, Golkar, Nasional Demokrat, Hanura, PSI, dan PPP.

Bobby pun menjadi perhatian karena merupakan menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menikahi puterinya Kahiyang Ayu pada 2017 lalu.

Dekan Fisip Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Arifin Saleh Siregarakan sangat sulit memprediksi siapa yang nanti akan memenangkan Pilkada Kota Medan 2020. Pasalnya, hasil lembaga survei yang berbeda antara satu dengan yang lain.

"Dimana lembaga-lembaga survei yang saat ini kredibel juga hasilnya berbeda. Ini juga salah satu indikator ketatnya Pilkada Kota Medan Kali ini," ungkapnya seperti dikutip, Rabu (9/12/2020).

Menurutnya, kekuatan karakter masing-masing pasangan berbeda. Dia menilai paslon 02 Bobby-Aulia disokong mesin-mesin politik yang bagus dan juga banyak serta tim sayap pemenangan yang juga beragam.

Sementara itu, Akhyar dengan kekuatan PKS yang sangat solid, militan, dan dibantu Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menyatakan tantangan lain Pilkada Kota Medan soal elektabilitas calon Wali Kota Medan yang belum terkonsolidasi karena banyak yang peserta yang menjawab rahasia maupun belum memutuskan. Dia menilai Bobby Nasution dan Akhyar Nasution saling berbagi keunggulan.

"Bobby unggul dalam tingkat pengenalan, tingkat kesukaan, penilaian kemampuan, alasan memilih, kepuasan pada petahana yang rendah, dan kepuasan kepada Jokowi sebagai Presiden RI yang cukup baik," terang Qodari dikutip pada Rabu (9/12/2020).

Lantas, siapakah yang akan menjadi pemimpin Kota Medan? Apakah Akhyar mampu mempertahankan posisi sebagai Wali Kota atau justru direbut oleh Bobby sebagai simbol dinasti Jokowi?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

quick count Pilkada Serentak Pilkada 2020 bobby nasution
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top