Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilkada 2020, 112 Dugaan Tindak Pidana Pemilu Masuk Penyidikan

Jumlah dugaan tindak pidana pemilu yang masuk ke Gakkumdu sebanyak 3.000 aduan, namun hanya 112 yang telah ditindaklajuti oleh pihak kepoliasian.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  15:52 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono/Antara-HO - Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono/Antara-HO - Polri

Bisnis.com, JAKARTA-- Jumlah laporan perkara dugaan tindak pidana pemilu yang telah masuk ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mencapai 3.800 kasus per 30 November 2020 di seluruh Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengemukakan dari 3.800 laporan yang masuk ke Sentra Gakkumdu, 112 laporan di antaranya sudah naik ke tahap penyidikan dan ditindaklanjuti Polri.

Dia menjelaskan, dari sejumlah daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020, laporan yang paling banyak berasal dari daerah Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Papua dan Bengkulu.

"Dari 3.800 kasus yang dilaporkan, 112 kasus telah naik ke tahap penyidikan," tuturnya, Kamis (3/12/2020).

Argo juga mengemukakan perkara yang paling banyak dilaporkan yaitu seputar perbuatan yang menguntungkan maupun merugikan salah satu paslon dalam Pilkada Serentak 2020.

"Jadi yang paling tinggi itu Pasal 188 dan Pasal 171 yaitu perbuatan menguntungkan dan merugikan pasangan calon," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri pemilu Pilkada Serentak
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top