Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Muhammadiyah Minta Aparat Selidiki Video Azan dengan Seruan Jihad

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyarankan aparatur keamanan untuk menyelidiki video azan dengan seruan jihad yang viral di media sosial.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  07:51 WIB
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti. - Antara
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengomentari video yang viral mengenai azan dengan seruan untuk berjihad. Dalam video yang tersebar di media sosial, terselip kalimat hayya alal jihad yang berarti marilah kita jihad.

Abdul Mu'ti mengaku belum menemukan dasar hadits yang menjadi dasar dari azan tersebut. "Saya juga tidak tahu apa tujuan mengumandangkan azan dengan bacaan 'hayya alal jihad'," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Untuk itu, Abdul Mu'ti menyarankan aparatur keamanan untuk menyelidiki perihal video tersebut. Dia pun meminta agar video tersebut diblokir agar tidak terus beredar dan meresahkan masyarakat.

Di samping itu, menurut dia, Kementerian Agama juga diharapkan segera meneliti azan dengan selipan ajakan berjihad tersebut. "Ormas-ormas Islam perlu segera memberikan tuntunan kepada para anggota agar tetap teguh mengikuti ajaran agama Islam yang lurus," tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membenarkan tentang adanya adzan tersebut. "Itu (inisiatif) dari masyarakat," ujar Aziz saat dihubungi Tempo, Senin (30/11/2020).

Mengenai lokasi azan tersebut dikumandangkan, Aziz mengaku tak mengetahui. Dia juga tak bisa memastikan apakah itu azan di kawasan Petamburan yang merupakan tempat tinggal Rizieq Shihab, atau di Pondok Pesantren Bahar bin Smith di Bogor.

"Saya tidak tahu itu di mana," kata Aziz.

Sementara itu, Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Komisaris Margiyono mengatakan polisi sudah mengetahui adanya azan tersebut. Namun, Margiyono mengatakan belum bisa memastikan apakah azan tersebut ada di Petamburan.

Dalam video yang beredar, sejumlah orang berbaju putih lengkap dengan peci dan gamis sedang berbaris mendengarkan azan. Sang muazin kemudian meneriakan kata hayya alajihad dan disambut oleh jamaah lain dengan ucapan yang sama disertai kepalan tangan.

Dalam video yang dibagikan akun Twitter @AntiBuzzerRp, tak kurang 10 video azan yang diselipkan ajakan jihad dibagikan di sana. Seluruh video itu direkam oleh sekelompok orang dan di tempat berbeda-beda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhammadiyah fpi

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top