Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Asuransi Jasindo, KPK Panggil Guru Besar Universitas Trisakti

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga juga mengagendakan pemeriksaan terhadap dua saksi lain terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 30 November 2020  |  12:26 WIB
Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara
Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Guru Besar Ilmu Elektro Universitas Trisakti, Samuel Hendra Tirtamihardja, terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo.

Selain Samuel, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Stella Margeretha Tirtamihardja dan Andri Imran Tirtamihardja.

"Hari ini (30/11/2020) dilakukan pemanggilan dan pemeriksaa saksi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta untuk perkara Jasindo," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Seperti diketahui, KPK pernah mengusut kasus ini dan menjerat Mantan Dirut Jasindo (2008-2013) Budi Tjahjono yang telah divonis 7 tahun penjara lantaran terbukti melakukan korupsi.

"Saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh KPK dalam perkara dugaan TPK terkait dengan jasa konsultasi bisnis Asuransi dan Reasuransi Oil dan Gas pada PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) tahun 2008 s/d 2012," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Selasa (24/11/2020).

KPK mengaku akan menetapkan tersangka baru dalam kasus ini. Hanya saja, dengan kebijakan baru di KPK, tersangka baru akan diumumkan setelah ditahan.

"Proses penyidikan saat ini sedang berjalan dan pihak yang akan ditetapkan sebagai Tersangka akan kami umumkan bersamaan dengan penangkapan atau penahanannya," kata Ali.

Ali mengaku belum bisa memberikan Informasi secara spesifik terkait perkara ini. Namun, kata dia, sebagaimana amanat UU KPK, perkembangan perkara ini akan selalu kami sampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel.

Kasus ini memang baru menjerat Mantan Dirut Jasindo Budi Tjahjono yang divonis 7 tahun penjara lantaran terbukti melakukan korupsi. Dalam putusan hakim, Budi terbukti memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi. Adapun, Budi diperkaya Rp6 miliar dan US$462.795.

Dia juga disebut memperkaya Kiagus Emil Fahmy Cornain, selaku orang kepercayaan Kepala BP Migas sebesar Rp1,3 miliar, Mantan Dirkeu dan Investasi PT Jasindo Solihah sebesar US$198.340 dan Soepomo Hidjazie selaku Direktur PT Bravo Delta Persada (tahun 2008-2012 agen Asuransi Jasindo) sebesar US$137.000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi jasindo
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top