Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kanada Tugaskan Militer Pimpin Program Vaksin Virus Corona

Para militer di Kanada akan membantu masyarakat di urban maupun rural menerima semua layanan kesehatan yang terbaik dan vaksin virus corona (Covid-19) di masa pandemi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 28 November 2020  |  12:55 WIB
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gelar personel dan perlengkapan Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) dan staf militer Unifil di lapangan Canti Dharma, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah - pras.
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gelar personel dan perlengkapan Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) dan staf militer Unifil di lapangan Canti Dharma, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah - pras.

Bisnis.com, JAKARTA – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan bahwa pemerintah telah memilih para senior militer untuk memimpin proses distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh negeri guna menekan angka penularan.

Pemimpin Operasi dan Komando Militer Kanada, mantan Komandan NATO yang pernah bertugas di Irak yakni Mayor Jenderal Dany Fortin menjelaskan bahwa Trudeau memutuskan dia akan memimpin proses logistik dan operasi vaksin. Nantinya proses distribusi ini akan berpusat pada kantor cabang baru Public Health Agency of Canada (PHAC).

Selama masa pengabdian di luar negeri, Fortin juga terlibat dalam misi CAF dalam menangani efek jangka panjang pandemi ini selama musim panas kemarin. Pasalnya ada banyak petugas militer yang bertugas juga untuk mengurus dan menjalankan sejumlah tugas yang dikerjakan oleh para senior militer.

Oleh sebab itu, Trudeau menyebut pemerintah Kanada akan membentuk hub baru antara militer dengan PHAC, National Operations Centre, untuk membantu mengoordinasikan kebutuhan dosis vaksin dan penyebarannya dalam beberapa bulan ke depan.

“Kanada sudah sangat siap untuk mendistribusikan vaksin berskala besar yang akan memberi dampak imunitas bagi masyarakat kami. Kami akan menjangkau setiap penduduk yang membutuhkan vaksin, dimanapun mereka tinggal,” tutur Trudeau.

Trudeau mengatakan pemerintah juga berencana membangun cold-storage yang memenuhi persyaratan untuk menyimpan vaksin. Gudang itu akan mengikuti standar penyimpanan yang dikeluarkan seperti vaksin dari Pfizer dan Moderna. Militer juga akan membantu masyarakat di urban maupun rural menerima semua layanan kesehatan yang terbaik di masa pandemi.

Selain itu, Jenderal Rick Hillier yang merupakan purnawirawan dan senior militer, serta chief of defence staff (CDS) juga menerima penugasan sejenis untuk mengontrol prosedur vaksin di tingkat provinsi.

Saat pemerintah sedang mengelola vaksin sesuai kebutuhan tiap provinsi dan wilayah, Hillier menyatakan meski masih banyak ketidakpastian dalam proses penyebaran vaksin, namun pemerintah sudah memberi target semua distribusi akan terlaksana pada 31 Desember 2020. Proses yang memakan waktu ini dikarenakan masih ada sejumlah kajian pengembangan yang butuh kepastian lebih lanjut.

Tak hanya itu, Hillier juga memberi komentar atas terpilihnya Fortin sebagai pemimpin dari tugas ini. menurut Hillier, Fortin adalah pemimpin yang baik dan sangat tegas dalam memberi komando untuk penugasan.

Meski demikian, pemerintah Kanada juga tetap menerima kritik dari oposisi yang mana para pemimpin tingkat provinsi dan ahli kesehatan masyarakat memberikan sejumlah detail dari rencana tersebut. Pasalnya pemerintah harus mengingat bahwa Kanada masih jauh dibelakang negara lain dalam pengembangan vaksin yang seharusnya bisa lebih cepat.

Trudeau yang tidak lebih awal menugaskan militer terlibat dalam program pengentasan Covid-19 ini mengakui pemerintahan memang butuh waktu lebih lama untuk memutuskan hal ini. Pasalnya, kini pemerintah sudah bertindak ekstra untuk bisa mendistribusikan vaksin secepatnya. Dia menyebut vaksin itu sudah bisa disebarkan dengan efektif per September 2021.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada militer Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top