Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo, Begini Reaksi Kader Gerindra Riza Patria

Penjelasan resmi nantinya akan dijelaskan secara detail oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 November 2020  |  11:52 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (10/9 - 2020). Nyoman Ary Wahyudi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (10/9 - 2020). Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga politisi Partai Gerindra, Ahamd Riza Patria mengaku prihatin atas penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/11/2020) pukul 01.23 WIB.

“Tentu kami prihatin,” katanya di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Riza tak memberi banyak komentar atas penangkapan tersebut. Dia menuturkan, bahwa penjelasan resmi nantinya akan dijelaskan secara detail oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

“Semuanya nanti ada dari pihak partai yang akan menjelaskan detailnya, Pak Sekjen, Pak [Ahmad] Muzani nanti akan menjelaskan dalam detailnya. Kita tunggu saja ya,” terangnya.

Adapun, Menteri Edhy Prabowo ditangkap bersama sejumlah pejabat di KKP. Selain itu, Istri Edhy Prabowo yang juga anggota DPR RI Iis Rosita Dewi turut dibekuk oleh petugas KPK.

Wakil Ketua KPK Nurul Gufron mengatakan, bahwa sejumlah pejabat di kementerian tersebut telah diamankan petugas termasuk keluarga Edhy Prabowo.

“Menangkap sejumlah pejabat di Kementerian KKP, ada pejabat dan keluarga Menteri KKP. Ada lebih dari lima orang, nanti siapa saja dan dalam kaitan kasus apa nanti kami akan melakukan ekspos lebih detail,” katanya saat siaran langsung Kompas TV, Rabu (25/11/2020).

Penangkapan Edhy dan pejabat lainnya dilakukan pada pukul 01.23 WIB. Nurul meminta publik untuk bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dia menyebut penangkapan berkaitan dengan ekspor benih lobster.

“Kita tidak bisa menjelaskan saat ini karena kami sedang melakukan pemeriksaan, yang jelas benar berkaitan dengan ekspor benur. Itu saja, lebih lanjut mohon bersabar. Terima kasih,” ujarnya.

Edhy menjadi menteri pertama pada rezim Joko Widodo - Ma`ruf Amin yang ditangkap oleh komisi antirasuah itu. Sebelum menjabat sebagai menteri, Edhy menjadi anggota DPR RI dari Partai Gerindra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK gerindra edhy prabowo
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top