Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech Siap Digunakan Desember

FDA bisa memberikan persetujuan penggunaan darurat menjelang akhir paruh pertama Desember atau awal paruh kedua
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 November 2020  |  06:03 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pfizer Inc dan BioNTech bisa memperoleh otorisasi penggunaan darurat vaksin Covid-19 di AS dan Eropa bulan depan setelah hasil uji coba terakhir menunjukkan vaksin itu memiliki tingkat keberhasilan 95 persen dan tidak ada efek samping yang serius, menurut perusahaan obat itu.

Kemanjuran vaksin itu ditemukan konsisten di berbagai usia dan etnis. Hal itu merupakan tanda yang menjanjikan mengingat penyakit tersebut telah mempengaruhi orang tua dan kelompok tertentu secara tidak proporsional termasuk orang kulit hitam.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) bisa memberikan persetujuan penggunaan darurat menjelang akhir paruh pertama Desember atau awal paruh kedua, ujar Kepala Eksekutif BioNTech, Ugur Sahin kepada Reuters TV seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (19/11/2020).

Sedangkan, persetujuan bersyarat di Uni Eropa dapat diperoleh pada paruh kedua Desember, tambahnya.

"Jika semua berjalan lancar, saya bisa membayangkan bahwa kami mendapat persetujuan pada paruh kedua Desember dan mulai meluncurkannya sebelum Natal, tetapi sebenarnya hanya jika semuanya berjalan positif," kata Sahin.

Tingkat keberhasilan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan AS Pfizer dan BioNTech Jerman adalah yang tertinggi dari semua kandidat dalam uji klinis tahap akhir sejauh ini.

Para ahli mengatakan prestasi itu adalah pencapaian yang signifikan dalam perlombaan untuk mengakhiri pandemi.

Pfizer menyatakan sebanyak 170 sukarelawan terlibat uji coba yang melibatkan lebih dari 43.000 orang yang tertular Covid-19, tetapi 162 di antaranya hanya diberi plasebo, yang berarti vaksin itu 95 persen efektif.

"Yang pertama dalam sejarah umat manusia: kurang dari satu tahun dari urutan ditemukan virus hingga uji klinis skala besar dari suatu vaksin, apalagi berdasarkan teknik yang sama sekali baru," kata Enrico Bucci, seorang ahli biologi di Temple University di Philadelphia.

Dia mengatakan hari itu merupakan hari yang istimewa.

Sahin mengatakan proses otorisasi darurat untuk BioNTech di AS akan diterapkan pada Jumat waktu setempat.

Komite FDA secara tentatif berencana untuk bertemu pada 8-10 Desember, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut meskipun tanggal masih bisa berubah. Akan tetapi, FDA tidak menanggapi permintaan komentar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top