Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Unnes Anugerahi Habib Luthfi Doktor Honoris Causa, Menag Fachrul Ucapkan Selamat

Menag pun mendoakan agar Habib Luthfi diberikan umur panjang, sehingga dapat terus memberikan manfaat, kebaikan, cinta, dan kasih kepada sesama.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 09 November 2020  |  10:20 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay
Menteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Universitas Negeri Semarang (Unnes) Semarang memberikan gelar doktor honoris causa (HC) kepada Maulana Habib Luthfi bin Yahya pada Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa Pascasarjana UNNES di bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan, pada Senin (9/11/2020).

Manteri Agama Fachrul Razi pun mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar tersebut.

“Selamat atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada yang mulia Habib Muhammad Lutfhi bin Yahya dalam bidang Ilmu Bahasa Arab dari Universitas Negeri Semarang. Dari ketinggian ilmu dan rekam jejak pengabdiannya, kami memandang bahwa penganugerahan tersebut sangat pantas disandang oleh yang mulia Habib Muhammad Lutfhi bin Yahya,” ujarnya dalam video yang diunggah melalui akun Twitter @KemenagRI, Senin (9/11/2020).

Menag pun mendoakan agar Habib Luthfi diberikan umur panjang, sehingga dapat terus memberikan manfaat, kebaikan, cinta, dan kasih kepada sesama.

Dikutip dari laman resmi Unnes, Rektor Unnes Fathur Rokhman menyampaikan bahwa penganugerahan gelar tersebut merupakan bentuk memuliakan ilmu, rasa hormat, dan rasa bangga kepada salah satu ulama, guru, dan sekaligus tokoh kharismatik yang telah banyak berkontribusi kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, Habib Luthfi adalah ulama yang memiliki gaya komunikasi yang natural, elegan, serta mampu berpikir out of the box.

“Hal tersebutlah yang menjadinya berbeda dari kebanyakan para ulama dan habaib,” ujar Fathur.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unnes menag
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top