Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hamas Desak Joe Biden Batalkan Pengakuan AS atas Ibu Kota Israel

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menilai kesepakatan ala Donald Trump semasa berkuasa mesti ditarik, termasuk pengakuan AS atas Yerusalem sebagi Ibu Kota Israel.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 November 2020  |  13:41 WIB
Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas/Antara - REUTERS/Mohammed Salem)
Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas/Antara - REUTERS/Mohammed Salem)

Bisnis.com, JAKARTA - Calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, telah mengantongi suara elektoral yang tidak mungkin lagi dikejar oleh petahana, Donald Trump, dalam pemilihan umum Amerika Serikat 2020. Dengan begitu, Biden dipastikan akan menjadi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.

Dengan kemenangan itu, Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mendesak Joe Biden untuk membatalkan sejumlah kesepakatan yang ditekan Amerika Serikat selama Donald Trump berkuasa.

Salah satunya yang disebut Haniyeh sebagai solusi ala Presiden Donald Trump atau 'kesepakatan abad ini' adalah pengakuan AS atas Yerusalem sebagi Ibu Kota Israel dan pemindahan kedutaan besar ke kota suci tersebut. Haniyeh meminta pemerintahan Biden agar mencabut pengakuan itu.

"Kesepakatan abad ini ala Trump merujuk pada Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang tak dapat terbagi dan mengakui kedaulatan Israel atas sebagian besar wilayah Tepi Barat," jelasnya seperti dikutip dari Antara, Senin (9/11/2020).

Trump diketahui berencana dan menyerukan pendirian negara Palestina dalam bentuk kepulauan yang dihubungkan dengan jembatan dan terowongan. Rencana itu mengundang badai kecaman dari rakyat Palestin.

Haniyeh pun mendesak Biden agar meralat arah kebijakan AS yang tak adil terhadap rakyat Palestina.  "Yang menjadikan AS mitra (bagi Israel) dalam penindasan dan agresi," tegasnya.

Pemimpin Hamas akan menyerukan agar pemerintahan AS yang baru menghormati iktikad rakyat Palestina beserta pilihan demokratis mereka.

"Dan untuk menahan diri dari kebijakan yang menekan rakyat dan negara-negara kawasan untuk menormalisasi hubungan dengan pendudukan (Israel)."

Seperti diketahui, Joe Biden yang telah berusia 77 tahun diumumkan sebagai Presiden AS ke-46 setelah mengalahkan Trump pada pilpres tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina hamas Donald Trump Pilpres AS 2020 Joe Biden

Sumber : Antara/Anadolu

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top