Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkeu Turki Berat Albayrak Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak mengumumkan pengunduran dirinya melalu akun media sosial instagram pada Minggu (8/11/2020).
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 09 November 2020  |  00:32 WIB
Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak / Bloomberg
Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak mengundurkan diri pada Minggu (8/11/2020), dengan alasan kesehatan, menurut pernyataan di akun Instagram-nya yang diverifikasi.

Albayrak mengatakan dia akan mencurahkan waktu untuk keluarganya setelah mengundurkan diri jadi jabatan Menkeu Turki, menurut pernyataan itu.

Dua juru bicara Albayrak mengonfirmasi akun media sosial itu milik menteri tetapi tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal keaslian pernyataan tersebut.

Pengunduran diri menteri tersebut menyusul keputusan mendadak Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk memecat Gubernur bank sentral Murat Uysal dan menunjuk mantan Menteri Keuangan Naci Agbal yang berusia 52 tahun untuk menduduki jabatan tersebut.

“Saya memutuskan untuk tidak melanjutkan tugas saya sebagai menteri setelah lima tahun menjabat karena alasan kesehatan,” bunyi pernyataan Albayrak seperti dilansir Bloomberg, Minggu (8/11/2020).

"Saya akan menghabiskan waktu saya dengan ibu, ayah, istri dan anak-anak saya, yang telah saya abaikan selama bertahun-tahun karena kebutuhan," imbuhnya.

Albayrak, yang juga menantu presiden ini telah berada di kabinet sejak 2015. Dia menjabat sebagai menteri energi sampai dia mengambil alih posisi ekonomi teratas pemerintah pada 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkeu turki

Sumber : Bloomberg

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top