Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lira Melorot Terus, Erdogan Copot Gubernur Bank Sentral Turki

Keputusan tersebut mengikuti penurunan mata uang, yang melemah ke rekor terendah 8,5793 per dolar pada hari Jumat kemarin (6/11/2020). Lira turun lebih dari 30 persen pada tahun ini.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 07 November 2020  |  08:47 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) mengajak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ngevlog (membuat video blog). - Humas Setkab
Presiden Joko Widodo (kiri) mengajak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ngevlog (membuat video blog). - Humas Setkab

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mencopot Gubernur bank sentral Murat Uysal di tengah tekanan terhadap mata uang lira.

Erdogan menunjuk mantan Menteri Keuangan Naci Agbal sebagai kepala baru otoritas moneter Turki, menurut keputusan presiden yang diterbitkan dalam Lembaran Resmi pada hari Sabtu (7/11/2020).

Keputusan tersebut mengikuti penurunan mata uang, yang melemah ke rekor terendah 8,5793 per dolar pada hari Jumat kemarin (6/11/2020). Lira turun lebih dari 30 persen pada tahun ini dan menjadi mata uang pasar berkembang berkinerja terburuk yang dilacak oleh Bloomberg.

Uysal, yang diangkat pada Juli 2019, dipecat karena menentang seruan presiden untuk kebijakan moneter yang lebih longgar.

Alih-alih menurunkan, Uysal malah menaikkan biaya pinjaman melalui kombinasi kenaikan suku bunga dan langkah-langkah pintu belakang sejak Agustus. Tetapi pendekatan itu gagal memberikan dukungan yang cukup untuk mata uang atau untuk mengekang inflasi, yang melayang pada dua digit, dibandingkan dengan target resmi 5 persen.

Agbal, yang ditunjuk mengantikan Uysal, telah menjabat sebagai kepala Kantor Anggaran dan Strategi Kepresidenan sejak 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sentral Recep Tayyip Erdogan

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top