Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Naikkan Prospek Laba Segmen Video Game, Saham Sony Melonjak

Dilansir dari Bloomberg, Sony meningkatkan proyeksi laba menjadi 700 miliar yen (US$ 6,7 miliar) dari sebelumnya 620 miliar yen. Angka ini sekaligus melampaui rata-rata ekspektasi analis sebesar 658,9 miliar yen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  09:35 WIB
Sony PlayStation 5 - Bloomberg
Sony PlayStation 5 - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham Sony Corp melonjak setelah perusahaan menaikkan prospek laba operasional tahun fiskal sebesar 13 persen menyusul lonjakan permintaan dari segmen video game.

Dilansir dari Bloomberg, Sony meningkatkan proyeksi laba menjadi 700 miliar yen (US$ 6,7 miliar) dari sebelumnya 620 miliar yen. Angka ini sekaligus melampaui rata-rata ekspektasi analis sebesar 658,9 miliar yen.

Saham Sony melonjak 6,68 persen ke level 8.799 yen di bursa Tokyo pada pukul 09.11 WIB, kenaikan harian terbesar sejak Maret 2020.

Kenaikan proyeksi laba ini dilakukan menjelang perilisan konsol Sony PlayStation 5 pada November mendatang. Chief Financial Officer Sony Hiroki Totoki mengatakan perusahaan menargetkan menjual lebih dari 7,6 juta unit PS5 pada akhir Maret, lebih tinggi dari penjualan PS4 pada tahun pertama.

Sementara itu, Sony juga mentayakan permintaan PS5 dalam pre-order di Amerika Serikat dalam 12 jam terakhir mencatat jumlah yang sama dengan penjualan PS4 dalam 12 pekan pertama.

Kenaikan prospek Sony menggarisbawahi bagaimana raksasa teknologi itu mendapat manfaat dari pergeseran konsumen di era pandemi Covid-19. Meskipun penjualan sensor gambar ponsel cerdasnya telah dilanda ketegangan perdagangan AS-China, perusahaan Jepang tersebut mampu mendongkrak kinerja dari divisi game.

Sony memperkirakan bahwa bahwa PS5 akan membantunya mengalahkan Nintendo Co. selama musim liburan dan mendorong pertumbuhan. Hiroki mengatakan penjualan konsol PS5 kemungkinan besar akan memberikan kontribusi kecil untuk bottom line Sony dalam beberapa bulan pertama.

"Sony akan menghabiskan banyak uang untuk mengirimkan banyak unit PlayStation 5 ke AS, mungkin melalui udara," kata analis Ace Research Institute Hideki Yasuda, seperti dikutip Bloomberg.

Laba operasional Sony untuk kuartal yang berakhir 30 September naik 14 persen menjadi 318 miliar yen, melampaui ekspektasi analis. Sementara itu, perangkat lunak game pada kuartal tersebut mencapai 331 miliar yen, turun dari 432,5 miliar pada tiga bulan sebelumnya.

Sony juga mencatat pendaftaran pelanggan PlayStation Plus hngga 45,9 juta pada kuartal tersebut, naik dari 45 juta pada kuartal sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sony harga saham proyeksi

Sumber : Bloomberg

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top