Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabel Listrik Bawah Tanah di Depan Masjid Istiqlal Terbakar

Peristiwa terbakarnya kabel listrik bawah tanah yang sempat mengagetkan warga sekitar itu terjadi sekitar pukul 17.30.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  23:01 WIB
Kepulan asap yang terlihat di Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang terbakar, Minggu (25/10/2020). - ANTARA/Dokumentasi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat
Kepulan asap yang terlihat di Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang terbakar, Minggu (25/10/2020). - ANTARA/Dokumentasi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat

Bisnis.com, JAKARTA — Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawah tanah terbakar pada Minggu (25/10/2020) sore.

"Iya, benar sempat ada kepulan asap tebal dari saluran dekat Masjid Istiqlal. Petugas dari pemadam kebakaran dan petugas Kepolisian pun segera menuju lokasi untuk mengecek kondisi itu," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal saat dimintai konfirmasinya.

Peristiwa yang sempat mengagetkan warga sekitar itu terjadi sekitar pukul 17.30. Petugas pun langsung datang ke lokasi untuk memastikan kondisi tetap kondusif.

Asril mengatakan petugas pemadam kebakaran dan petugas Kepolisian hanya berjaga di lokasi untuk menghalau masyarakat berkerumun menyaksikan kejadian itu.

Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada petugas dari PLN karena kabel yang terbakar berada di bawah tanggung jawab PLN.

"Tadi kami bertugas bersama petugas Kepolisian menjaga agar masyarakat tidak berkerumun. Sementara untuk penanganan keseluruhan dilakukan oleh petugas PLN," ujar Asril.

Tak lama berselang kondisi telah tertangani dan kembali kondusif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masjid istiqlal kabel listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top