Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wow, Gedung Seberat 7.000 Ton Dipindahkan dengan 'Berjalan Kaki'

Dalam sebuah video yang diunggah di SCMP itu menunjukkan sebuah gedung sekolah berusia 85 tahun dipindahkan, menyusul rencana pemerintah setempat membangun pusat komersial baru di kota tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  15:51 WIB
Gedung pindah
Gedung pindah

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah gedung dengan berat 7.000 ton di Shanghai China dipindahkan ke daerah lain dengan menggunakan kendaraan untuk mengotongnya.

Dalam sebuah video yang diunggah di SCMP itu menunjukkan sebuah gedung sekolah berusia 85 tahun dipindahkan, menyusul rencana pemerintah setempat membangun pusat komersial baru di kota tersebut.

Biasanya, gedung sebesar itu dipindahkan dengan rel geser raksasa atau flatbeds. Tapi bentuknya yang tidak biasa, membuat petugas kesulitan memindahkannya dengan cara otu.

Akhirnya, diputuskan pemindahan gedung dilakukan dengan cara "gedung berjalan" yang memakan waktu selama 18 hari.   

Sebanyak 200 alat dipakai untuk mengangkat gedung ribuan ton itu. Saat pemindahan, terlihat gedung itu seperti berjalan selangkah demi selangkah. 

Gedung yang dibangun sejak tahun 1935 itu, akan segera mendapatkan lokasi barunya.

General Manager Pasific Xintiandi Bussiness Centre Li Jianfeng mengatakan mereka akan mengangkat bangunan itu dan merenovasinya.

Kami akan mengubah gedung sekolah Lagema itu menjadi pusat edukasi dan budaya dan juga inovasi.

"Kami berharap akan merevitalisasi gedung lama," ujarnya dikutip dari SCMP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gedung china
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top