Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Setujui Usulan Wapres soal Gerakan Nasional Wakaf Tunai

Gerakan wakaf tidak pandang bulu mengajak semua pihak yang mengaku muslim. Mulai presiden, semua pejabat negara, hingga kepala daerah diajak.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  17:31 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @najwashihab
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @najwashihab

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tengah merancang progam kebijakan mengumpulkan dana dari masyarakat, dengan nama Gerakan Nasional Wakaf Tunai.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa telah membicarakan ini kepada Presiden Joko Widodo. Diakuinya, kepala negara telah setuju dengan usul tersebut.

“Ini akan kita launching [sahkan] dan akan melibatkan semua yang mengaku muslim,” katanya saat sambutan Hari Santri Nasional melalui daring, Kamis (22/10/2020).

Ma’ruf menjelaskan bahwa gerakan wakaf tidak pandang bulu mengajak semua pihak yang mengaku muslim. Mulai presiden, semua pejabat negara, hingga kepala daerah diajak.

Usulan tersebut muncul karena dalam Islam wakaf adalah sedekah yang pahalanya tidak akan habis. Ma’ruf menambahkan bahwa manusia yang meninggal amalnya akan putus. Kecuali salah satunya yaitu sadakah yang mengalir.

Sementara itu, ulama sepakat sedekat merupakan wakaf. Nanti, modalnya akan terus berkembang dan diinvestasikan untuk menjadi dana abadi umat.

“Ini dalam rangka pengembangan dana sosial masyarakat . Itu insyaalah mudah-mudahan kita akan mengembangkan pengembangan zakat ini,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wakaf Ma'ruf Amin
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top