Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penanganan Stunting, Wapres Tekankan Konvergensi Program Antarlembaga

Konvergensi atau penyatuan berbagai program adalah upaya memastikan program intervensi dapat diterima dan dimanfaatkan di satu wilayah. 
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  14:22 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan pernyataan pers lewat telekonferensi dengan wartawan dari rumah dinas wapres di Jakarta, Senin (8/6/2020) - Antara
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan pernyataan pers lewat telekonferensi dengan wartawan dari rumah dinas wapres di Jakarta, Senin (8/6/2020) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan konvergensi program berbagai pemangku kepentingan baik di pemerintahan pusat maupun daerah menjadi kunci bagi penyelesaian masalah stunting.

Dia mengatakan berbagai program ini sudah dijalankan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sesuai tugas dan kewenangannya. Bahkan dana desa juga dialokasikan untuk anggaran untuk pencegahan stunting. 

"Tantangannya adalah bagaimana memastikan bahwa seluruh program yang alokasi anggarannya berasal dari berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dapat secara terintegrasi sampai di wilayah sasaran," katanya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pencegahan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2021, Rabu (21/10/2020).
 
Konvergensi atau penyatuan berbagai program adalah upaya memastikan program intervensi dapat diterima dan dimanfaatkan di satu wilayah agar masing-masing program bersinergi. 

"Setiap lembaga yang terlibat diminta untuk menghilangkan ego sektoral, karena konvergensi membutuhkan kerja sama antar pihak," ungkapnya.

Saat ini di tingkat pusat, terdapat 23 kementerian dan lembaga yang menjalankan program percepatan pencegahan stunting. 

Dalam rapat koordinasi teknis ini juga akan diberikan pembekalan kepada organisasi perangkat daerah dari seluruh kabupaten/kota yang menjadi lokasi prioritas pada 2021. 

Salah satunya melakukan analisis situasi dan pemetaan program yang selama ini ada di kabupaten/kota dan desa.  

"Dengan melakukan pemetaan, tumpang tindih antar program dapat dihindari dan program yang dibutuhkan tapi belum tersedia dapat diidentifikasi," tuturnya.

Wapres juga mengingatkan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19, program dan kegiatan yang diperlukan untuk pencegahan stunting harus tetap dilakukan. 

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, pada masa pandemi Covid-19 ini, jumlah kunjungan ke posyandu mengalami penurunan yang tajam.  

Oleh karena itu, diperlukan upaya yang inovatif dari pemerintah daerah untuk memastikan layanan yang diperlukan masyarakat tetap tersedia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stunting Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top