Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

9,1 Juta Vaksin Covid-19 Pertama Bakal Dibiayai Pemerintah

Setidaknya sekitar 9,1 juta vaksin akan dikirimkan dan disuntikkan kepada orang-orang yang menjadi prioritas.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  15:22 WIB
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September. - Bloomberg
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Vaksin Covid-19 akan segera tersedia dan dikirimkan mulai November dan Desember mendatang.

Setidaknya sekitar 9,1 juta vaksin akan dikirimkan dan disuntikkan kepada orang-orang yang menjadi prioritas.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Achmad Yurianto mengatakan dari aspek pembiayaan, pembelian vaksin 9,1 juta dosis itu akan diprioritaskan dengan APBN.

Adapun, 9,1 juta vaksin tersebut akan disalurkan kepada kelompok tenaga kesehatan, pelayanan publik, dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang jadi tanggungan negara yaitu penerima bantuan iuran (PBI).

“Ini adalah tanggung jawab pemerintah. Yang lain skemanya ada dan sedang kita bahas, nantinya termasuk vaksinasi mandiri yang berbayar sendiri, ini skemanya masih kita gali, pada prinsipnya yang menjadi tanggungan negara akan dibiayai APBN,” ujar Yuri pada konferensi pers, Senin (19/10/2020).

Dia berharap skema pembiayaan dan sebagainya segera bisa didapatkan.

Dari 9,1 juta dosis vaksin tersebut perinciannya adalah dari Sinovac dua kali pengiriman pada awal November sebanyak 1,5 juta dosis vaksin, kemudian di Desember 1,5 juta vaksin. Jumlah ini bisa diberikan ke 1,5 juta orang dengan dua kali penyuntikan.

Kemudian, kedua dari Sinopharm yang berkomitmen pada Desember akan mengirimkan 15 juta dosis, sehingga jika disuntikkan dua kali bisa digunakan oleh 7,5 juta orang.

Ketiga, dari Cansino menyanggupi untuk mengirim 100.000 dosis vaksin dengan satu kali penyuntikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Achmad Yurianto Vaksin Covid-19
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top