Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan Prabowo ke AS Diwarnai Protes, Jubir: Silakan Saja Kritisi

Terkait dengan adanya pihak-pihak yang menolak dan mengkritisi kunjungan Prabowo ke AS, Dahnil mempersilakan untuk mengkritisinya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  17:01 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat setelah sebelumnya sempat dicekal selama 20 tahun.
Juru Bicara Menhan Danhil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa kunjungan Menhan Prabowo ke AS dimulai pada hari ini, Kamis (15/10/2020). Dia menuturkan, Menhan Prabowo akan melakukan serangkaian aktifitas di AS sampai 19 Oktober 2020.
"Beliau akan bicara tentang kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia," kata Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10/2020).
 
Dia menutukan, kedatangan Menhan ke Amerika Serikat untuk melanjutkan berbagai kerja sama yang sudah dilakukan selama ini. Prabowo akan bertemu dengan banyak pihak, terutama terkait dengan pertahanan di Amerika Serikat.
 
Terkait dengan adanya pihak-pihak yang menolak dan mengkritisi kunjungan Prabowo ke AS, Dahnil mempersilakan untuk mengkritisinya.
 
"Saya pikir silakan saja. Pak Prabowo sudah mengalami penolakan dan tuduhan macam-macam selama beliau bertugas sebagai abdi negara juga bertugas sebagai politisi. Kami menghormati hal tersebut," kata Dahnil.
 
Yang jelas, kata dia, kunjungan Prabowo di Amerika Serikat untuk memenuhi undangan pemerintah Amerika Serikat, kemudian memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.
 
Sebelumnya diberitakan, pemerintahan Presiden Donald Trump akan menyambut Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto di Pentagon pada Jumat (16/10/2020) setelah mencabut larangan masuk ke Amerika Serikat terhadap Prabowo atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.
Seorang pejabat senior pertahanan AS sangat membela keputusan untuk menyambut Prabowo ke Pentagon. Menhan RI akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Mark Esper.
 
"Menteri Prabowo adalah menteri pertahanan yang ditunjuk oleh Presiden yang telah dua kali terpilih di Indonesia, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
 
"Dia adalah rekan kami, dari kemitraan yang sangat penting, dan penting bagi kami untuk terlibat dengannya dan memperlakukannya sebagai mitra," katanya.

Prabowo akan menerima pengarahan resmi di tempat lain di wilayah Washington D.C. pada Kamis (15/10/2020), karena Jakarta mempertimbangkan pembelian jet tempur yang juga menarik minat dari Moskow.
 
Mantan Komandan Pasukan Khusus berusia 68 tahun itu telah lama menjadi tokoh kontroversial di Indonesia, dituduh terlibat dalam kejahatan militer di tempat-tempat, seperti Timor Timur yang membuatnya dicibir di kalangan pendukung hak asasi manusia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat prabowo subianto menhan

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top