Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apresiasi Diplomasi Vaksin Pemerintah, DPR Kukuh Ingin Rapat Bareng WHO

DPR mengapresiasi kunjungan pertemuan sejumlah menteri dengan Dirjen World Health Organization (WHO) untuk mengamankan pengadaan vaksin Covid-19. Namun,..
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  15:12 WIB
Anggota DPR RI Marwan Jafar. - Antara
Anggota DPR RI Marwan Jafar. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR, Marwan Jafar mengapresiasi kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menlu Retno Marsudi, dan Menkes Terawan Agus Putranto menemui Dirjen World Health Organization (WHO) untuk mengamankan pengadaan vaksin Covid-19.

Menurutnya, rencana kunjungan itu telah dibicarakan dengan parlemen dan dilakukan atas berbagai masukan dan saran dari DPR.

Oleh sebab itu, Marwan berharap kunjungan tersebut dapat membuahkan hasil yang baik untuk penanganan Covid-19 sekaligus untuk upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Saya mengapresiasi Erick Thohir sebagai ketua Satgas Covid-19 dan ketua pemulihan ekonomi dengan Menlu dan Menkes. Semoga kunjungan Menteri BUMN dan rombongan ke Eropa medapat hasil yang menggembirakan bagi seluruh seluruh rakyat Indonesia baik dari sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi," kata Marwan, ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/10/2020).

Sebelumnya, Marwan sudah berkali-kali baik dalam rapat di DPR maupun dalam beberapa kesempatan meminta untuk memanggil WHO. Menurutnya, penjelasan WHO sangat diperlukan untuk menepis isu strategis dan kontroversial yang berkembang di masyarakat.

“Saya masih tetap mengusulkan DPR panggil WHO rapat resmi dengan DPR, supaya dapat sumber infomasi langsung, bukan dari media massa dan apalagi informasi hoaks,” kata Marwan.

Dia mengaku telah memberi masukan konstruktif dan solutif terkait manajemen penanganan kesehatan dan ekonomi dalam menangani pandemi Covid-19.

Menurutnya, penjelasan WHO harus transparan, detail dan berdasarkan dalil ilmiah. Hal itu agar WHO mendapatkan kembali legitimasinya dari masyarakat internasional, termasuk Indonesia.

Mantan menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu mengatakan, isu-isu strategis dan kontroversial yang berkembang di masyarakat perlu segera diklarifikasi oleh WHO di forum perwakilan rakyat Indonesia sebagai anggota PBB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr who Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top