Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemilik Warung Soto Positif Covid-19, Satgas Sulit Lacak Pelanggan

Satgas kesulitan melacak pelanggan yang berkunjung.
Mariyana Ricky Prihatina Dewi
Mariyana Ricky Prihatina Dewi - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  08:08 WIB
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara

Bisnis.com, SOLO - Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menutup sementara operasional warung soto di Kelurahan Kepatihan Kulon, Jebres, setelah pemiliknya terkonfirmasi positif Covid-19.

Satgas tengah melacak siapa saja pelanggan yang sempat berkontak sebelum pemilik warung soto tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan telah memasang papan pengumuman pada bagian depan warung tersebut.

Bunyi pengumuman pada warung soto Solo yang pemiliknya positif Covid-19 tersebut meminta pelanggan yang sempat berkunjung pada 1-8 Oktober untuk menghubungi Kantor Kelurahan Kepatihan Kulon atau Puskesmas Purwodiningratan.

“Pemilik warung soto ini merupakan pengembangan tracing petugas puskesmas. Jadi, bukan kasus induk. Apa pun itu, kami akan berupaya melacak siapa saja yang berkontak guna memutus rantai persebaran virus SARS CoV-2,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2020).

Ning, sapaan akrabnya, mengatakan pemilik warung soto itu tertular dari pelanggannya. Pemilik warung soto itu kesehariannya hanya beraktivitas sekitar warung.

Satgas kesulitan melacak pelanggan yang berkunjung selama rentang waktu tersebut. Hingga Selasa (13/10/2020) siang, DKK belum mendapatkan laporan dari pelanggan yang sempat berkontak dengan pemilik warung soto Solo yang pemiliknya positif Covid-19 itu.

Ekor Kasus Lain

“Jadi koordinasi lintas puskesmas, mengingat warung soto ini adalah ekor dari kasus Kelurahan Mojosongo. Kami akan terus memperdalam kontak-kontaknya. Keluarga asal Mojosongo ini, sang ayah bekerja harian di Ponorogo. Ia juga pesepeda aktif,” ucap Ning.

Plt Lurah Kepatihan Kulon, Jebres, Solo, Hanang Setiawan Wahyudi, mengatakan terus berupaya membantu puskesmas melakukan sosialisasi guna melacak kontak pemilik warung soto yang positif Covid-19.

 “Karena yang terkonfirmasi positif usaha warung makan, upaya tracing sedikit sulit karena jangkauannya terlalu luas. Kami tempel informasi dan arahan agar para pelanggan yang pernah jajan sekitar 1-8 oktober bisa segera melapor ke kelurahan atau Puskesmas Purwodiningratan," katanya.

Ia menyarankan satu keluarga pemilik warung menjalani karantina mandiri. Salah satu yang positif tidak menjalani rawat inap karena tanpa gejala. Guna memenuhi kebutuhan harian dan suplemen, Dinas Sosial bertugas menyuplai.

“Kami menugaskan linmas untuk memantau kondisi dan kebutuhan selama karantina juga rutin melakukan penyemprotan desinfektan," kata Hanang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Solo Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top