Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wapres Ma'ruf Dorong Wirausaha Kelapa Sawit di Pondok Pesantren

Saat ini pesantren telah tersebar di seluruh wilayah Tanah Air yang berjumlah sekitar 28.194. Sekitar 44,2 persen di antaranya berpotensi untuk pengembangan ekonomi.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  21:59 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal  -  Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal - Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong penguatan industri kelapa sawit domestik, salah satunya kewirausahaan pesantren untuk mengimbangi penurunan ekspor.

Dia mengatakan penurunan ekspor sawit telah memberikan dampak negatif kepada para petani dan pelaku usaha terkait sawit.

Kendati menjadi eskportir terbesar, pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan kinerja ekspor kelapa sawit sekitar 11 persen pada semester I/2020.

"Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan pada pasar domestik minyak sawit untuk dapat mengimbangi penurunan kinerja ekspor saat ini," kata Wapres seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (1/10/2020).

Hal itu disampaikan dalam acara Pengembangan Potensi Santripreneur Berbasis Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Sawit.

Penguatan pasar domestik ini dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya pesantren.

Saat ini pesantren telah tersebar di seluruh wilayah Tanah Air yang berjumlah sekitar 28.194. Sebanyak 44,2 persen atau sekitar 12.469 di antaranya berpotensi untuk pengembangan ekonomi.

"Melalui program ini, pesantren yang berada di daerah-daerah penghasil komoditi sawit, seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, dapat berperan dalam menggerakkan roda perekonomian daerahnya," ujarn Ma'ruf Amin.

Dalam acara yang sama, Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro melaporkan bahwa sebagai tahap awal, program santripreneur berbasis UKMK sawit ini akan diselenggarakan di tiga provinsi penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia yaitu Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Riau.

“Jika berjalan dengan baik, Insya Allah kegiatan ini akan direplikasi di daerah lainnya sehingga bisa mendukung pemberdayaan pesantren, pemberdayaan ekonomi daerah, serta perkembangan perkebunan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan,” lapor Ari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top