Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buat Survei Perubahan Perilaku Masyarakat saat Pandemi, Ini Tujuan BPS

Survei Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 ini dilakukan BPS pada periode 7-14 September 2020.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 September 2020  |  15:58 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Satgas Penangangan Covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa semua kebijakan terkait penanganan Covid-19 harus didasarkan pada data atau survei.

Hal ini yang melatarbelakangi survei Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Covid ini media transmisinya manusia, berbeda dengan flu burung dan flu babi dimana transmisinya hewan. Jadi, kita perlu mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan masyarakat terhadap ancaman Covid dan apa saja hambatan dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujar Doni dalam konferensi pers, Senin (28/9/2020).

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa penanganan pandemi bukanlah serta merta hanya mengandalkan aspek medis tetapi juga aspek pencegahan sebagai upaya terdepan.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan bahwa survei Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 yang dilakukan BPS pada periode 7-14 September 2020.

"Tujuan survei ini bertujuan untuk melihat tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, kemudian juga memahami apa saja kendala atau alasan ketika masyarakat tidak melakukannya," ujarnya.

Adapun jumlah responden dalam survei ini adalah 90.967 dimana 55 persen adalah perempuan dan 45 persen laki-laki dengan 69 persen berusia di bawah 45 tahun, serta 61 persen responden berlatar pendidikan sarjana ke atas.

Lebih lanjut hasil dari survei tersebut adalah 92 persen responden mengaku memakai masker.

"Tetapi untuk kepatuhan masyarakat untuk mencuci tangan masih 75 persen, demikian pula untuk menjaga jarak," ujar Suhariyanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top