Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revisi UU Kejaksaan Dinilai Tak Akan Kurangi Kewenangan Penyidikan Polri

Revisi UU Kejaksaan dinilai tidak akan menganggu proses hukum yang dilakukan penegak hukum lain.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 September 2020  |  12:27 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Revisi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dinilai tidak akan mengurangi kewenangan penyidikan Polri.

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (KaBAIS) Soleman Ponto mengatakan bahwa kekhawatiran revisi UU Kejaksaan akan membuat wewenang korps Adhyaksa semakin powerful, tidak beralasan.

"Kewenangan penyidikan pada kejaksaan kan tidak mengurangi kewengangan penyidikan pada Kepolisian," kata Soleman dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu (26/9/2020).

Dia juga berpendapat bahwa revisi UU Kejaksaan tidak akan menganggu proses hukum yang dilakukan penegak hukum lain.

Adapun, DPR RI tengah membentuk panitia kerja revisi UU Kejaksaan dimana beberapa poin di dalamnya menuai kritik seperti penyempurnaan kewenangan kejaksaan untuk melakukan penyidikan tindak pidana di luar korupsi.

Poin lainnya, pengaturan mengenai intelijen penegakan hukum alias intelijen yustisial yang disesuaikan UU Intelijen Negara dan penguatan sumber daya manusia Kejaksaan melalui pengembangan pendidikan di bidang profesi, akademik, keahlian, dan kedinasan.

Revisi UU Kejaksaan juga dianggap mengadopsi struktur organisasi kekuasaan kehakiman yang dianut dalam sistem hukum common law, di mana polisi sebagai pembantu jaksa dan jaksa sebagai hulp-magistraat. 

Hal itu berbeda secara fundamental dengan sistem KUHAP yang menganut mixed system.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejaksaan kepolisian
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top