Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai 1 November Saudi Izinkan Umrah bagi Warga Asing, tetapi …

Data resmi menunjukkan bahwa haji dan umrah menghasilkan penerimaan bagi Kerajaan Arab Saudi sekitar US$ 12 miliar setahun.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 23 September 2020  |  07:37 WIB
Umat muslim memakai masker pelindung, menyusul penularan virus corona baru, saat mereka beribadah di Ka'bah di Mesjid Raya, kota suci Makkah, Arab Saudi, Selasa (3/3/2020). - Antara
Umat muslim memakai masker pelindung, menyusul penularan virus corona baru, saat mereka beribadah di Ka'bah di Mesjid Raya, kota suci Makkah, Arab Saudi, Selasa (3/3/2020). - Antara

Bisnis.com, KAIRO — Pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan jamaah yang tinggal di dalam negeri untuk melakukan umrah mulai 4 Oktober, setelah jeda 7 bulan karena kekhawatiran virus corona.

Sementara itu, kantor berita SPA melaporkan bahwa mulai 1 November, Arab Saudi akan mengizinkan pengunjung dari negara-negara tertentu yang dianggap aman untuk melakukan umrah.

Gulfnews.com mengutip dari Reuters menyebutkan bahwa tahun lalu, sebanyak 19 juta orang melakukan ziarah umrah ke Makkah dan Madinah. Namunm pada Maret 2020, Arab Saudi menghentikan kegiatan tersebut seiring dengan pandemi corona.

Sekarang sebanyak 6.000 warga dan penduduk di dalam kerajaan dimungkinkan untuk melakukan umrah setiap hari, mewakili 30 persen dari kapasitas 20.000 orang per hari yang direvisi yang memperhitungkan tindakan pencegahan kesehatan. Angkanya akan meningkat menjadi 75 persen dari kapasitas pada 18 Oktober.

Tahun ini, Arab Saudi melakukan haji terbatas, ziarah yang lebih besar yang biasanya menarik sekitar 3 juta orang, dan beberapa ribu warga negaranya dan warga negara asing yang bermukim di sana.

Data resmi menunjukkan haji dan umrah menghasilkan penerimaan bagi Kerajaan Arab Saudi sekitar US$ 12 miliar setahun.

Pada Selasa (22/9/2020), Arab Saudi melaporkan 330.798 total kasus virus corona dan 4.542 kematian, sedangkan di wilayah Teluk mencapai 800.000 kasus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umrah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top