Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siswa SMP Asal Ngawi Diciduk Polisi di Manahan, Mengaku Ikut Hitamkan Solo

Para pelajar tersebut datang ke Solo dari Ngawi secara berombongan menggunakan sepeda motor.
Ichsan Kholif Rahman & Suharsih
Ichsan Kholif Rahman & Suharsih - Bisnis.com 23 September 2020  |  00:56 WIB
Sebanyak 440 personel gabungan menyisir seluruh lokasi Kota Solo pada Senin (21/9/2020) hingga Selasa (22/9/2020) dini hari. - Instagram
Sebanyak 440 personel gabungan menyisir seluruh lokasi Kota Solo pada Senin (21/9/2020) hingga Selasa (22/9/2020) dini hari. - Instagram

Bisnis.com, SOLO -- Aparat gabungan Polresta Solo melakukan patroli untuk mengantisipasi konvoi massa perguruan silat di Plaza Manahan, Solo pada Selasa (22/9/2020) malam. Dari patroli ini, sejumlah pelajar SMP asal Ngawi, Jawa Timur, ikut ditangkap.

Para pelajar tersebut datang berombongan menggunakan sepeda motor. Dilansir Solopos.com, Rabu (23/9/2020), salah satu pelajar tersebut, DM, 15, mengaku ikut ke Solo karena ada ajakan menghitamkan Kota Solo.

"Ke sini diajak teman, untuk menghitamkan Kota Solo," kata DM kepada polisi.

DM mengaku datang ke Solo bersama teman-temannya menggunakan sepeda motor dengan biaya sendiri. Dia mendapatkan uang untuk membeli bahan bakar dengan menjual burung merpati.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, ada enam pelajar SMP asal Ngawi yang datang dalam satu rombongan. Mereka naik sepeda motor, awalnya tanpa memakai atribut perguruan silat.

Mereka lolos dari penyekatan di Sragen dan Solo. Saat ditangkap di belakang Stadion Manahan Solo, mereka memakai baju seragam perguruan silat.

Polisi kemudian memerintah mereka ke Mapolresta Solo sambil menuntun sepeda motor masing-masing.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah, total polisi menangkap 23 orang yang dicurigai sebagai anggota perguruan silat. Mereka tengah mengawasi situasi di Plaza Manahan dan melaporkannya ke grup Whatsapp.

Setelah diperiksa, beberapa dari mereka memang mengantongi identitas dan kartu anggota perguruan silat. Bahkan ada pula yang memakai atribut seperti kaus dari salah satu perguruan silat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Solo konvoi patroli

Sumber : Solopos.com

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top